IHSG 13 Juni Sesi 1 Tergerus Pelemahan Bursa Global

716

Memasuki sesi 1 perdagangan IHSG awal pekan Senin (13/06), IHSG turun 24,38 poin atau 0,50% pada 4823,68. Pelemahan IHSG terdorong pelemahan bursa Asia dan pelemahan Rupiah.

Bursa Saham AS ditutup lebih rendah pada akhir perdagangan akhir pekan hari Jumat di AS, tertekan oleh sentimen negatif perkembangan ekonomi global dan investor memandang ke depan untuk Brexit, apakah Inggris memilih untuk meninggalkan Uni Eropa atau tidak. Indeks Dow Jones Industrial Average ditutup 119,85 poin lebih rendah, atau 0,67 persen, di 17,865.34. Indeks S & P 500 ditutup turun 19,41 poin, atau 0,92 persen, pada 2,096.07. Indeks Nasdaq ditutup turun 64,07 poin, atau 1,29 persen, pada 4,894.55.

Lihat : Bursa Wall Street Mingguan Negatif, Kekuatiran Global dan Brexit Menekan

Demikian juga Pasar Saham Eropa ditutup melemah tajam pada akhir perdagangan akhir pekan pada hari Jumat, tertekan penurunan harga minyak mentah dan kekhawatiran pertumbuhan ekonomi.

Indeks STOXX 600 Pan Eropa ditutup 2,3 persen lebih rendah, dengan semua sektor membukukan kerugian tajam. Indeks turun 2,4 persen pada pekan ini.

Lihat : Bursa Eropa Akhir Pekan Anjlok; Mingguan Turun 2 Persen

Sementara itu siang ini juga terpantau bursa Asia melemah. Semua indeks utama kawasan Asia berada di zona merah.

IHSG siang ini tertekan oleh 9 sektor yang negatif, dengan pelemahan tertinggi pada sektor Agri yang turun sebesar -1,42%. Pada sesi 1 siang ini tercatat 70 saham menguat, sedangkan 208 saham melemah. Sampai siang ini terjadi transaksi perdagangan sebanyak 4,91 miliar saham dengan nilai mencapai 2,02 triliun, dengan frekuensi perdagangan sebanyak 108.205 kali.

Lihat : IHSG 13 Juni Dibuka Negatif Tertekan Pelemahan Bursa Global

Siang ini terjadi aksi profit taking investor asing.  Terpantau siang ini dana asing yang keluar pasar modal mencapai Rp. 89,73 miliar.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan IHSG berpotensi melemah terbatas dengan pelemahan bursa global, namun diharapkan adanya optimisme ekonomi Indonesia yang menguatkan bursa. IHSG diperkirakan akan bergerak dalam kisaran Support 4790-4757, dan kisaran Resistance 4854-4887.

Freddy/VBN/VMN/Analyst Vibiz Research Center
Editor : Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here