Kekuatiran Brexit Memasuki Pasar Global

688

Bursa Saham AS ditutup lebih rendah pada akhir perdagangan akhir pekan hari Jumat di AS, tertekan oleh sentimen negatif perkembangan ekonomi global dan investor mengkuatirkan Brexit, apakah Inggris memilih untuk meninggalkan Uni Eropa atau tidak. Dow Jones turun 0,67% ke 17865,34 pengaruh saham Goldman Sachs saham yang turun tertinggi, SP500 turun 0,92% ke 2096,07 disebabkan sektor energi dan keuangan memimpin delapan sektor yang lebih rendah serta Nasdaq turun 1,29% ke 4,894.55.

Perdagangan bursa saham Asia pagi ini dibuka melemah tajam jelang pertemuan bank sentral di AS dan Jepang pekan ini dan tengah kegelisahan atas referendum mendatang pada apakah U.K. akan tetap di Uni Eropa, Nikkei turun 2,10% ke 16252,48, Kospi turun 1,35% ke 1990,32, sedangkan bursa Australia libur memperingati Queen’s Birthday.

Dari pasar komoditas, Harga Emas naik 0.65% pada USD 1,279.50 per troy ons mencapai tiga minggu tinggi pada akhir perdagangan akhir pekan pada hari Jumat, dengan semakin meningkatnya permintaan safe haven untuk logam mulia, membawa harga emas di jalur untuk kenaikan mingguan kedua berturut-turut. Sedangkan Harga minyak mentah turun sebesar 2,9% pada USD 49,07 per barel pada akhir perdagangan akhir pekan pada hari Jumat terpicu peningkatan jumlah kilang minyak AS untuk minggu kedua berturut-turut dan penguatan dolar AS menekan permintaan untuk minyak mentah berjangka.

Dari pasar valas, melemahnya harga minyak mentah dan pasar global, mendorong meningkatnya Yen dan Swiss Franc pada Jumat kemarin, EURUSD turun 0,57% ke level 1.12501, GBPUSD turun 1,41% ke level 1.42507, USDJPYturun 0,11% ke level 106.945.

Dari pasar modal Indonesia, pada akhir perdagangan Jumat kemarin IHSG turun 0,6% pada posisi 4848,05 pengaruh pelemahan bursa global. Tekanan perdagangan masih dapat terjadi merespon buruknya kinerja bursa saham global akhir pekan lalu pasca anjloknya imbal hasil obligasi dunia dan harga minyak mentah. Namun potensi penguatan dapat terjadi oleh semangat asing beberapa hari terakhir setor modalnya yang dipicu oleh tingginya imbal hasil rupiah diantara negara emerging market. Hari ini IHSG diperkirakan akan di kisaran support 4821-4835 dan kisaran resistance 4875-4901. Saham-saham yang menarik untuk dicermati hari ini : BBRI, GGRM, UNVR dan SMGR.

Editor : Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here