Pelemahan Bursa Global Terus Menekan Hingga Akhir IHSG 13 Juni

585

Indeks Harga Saham Gabungan pada penutupan perdagangan awal pekan Senin (13/06) berakhir turun 0,84 persen pada 4807.23. Indeks LQ 45 ditutup turun 0,93 persen pada 819,76. Pelemahan IHSG tertekan pelemahan bursa global.

Bursa Saham AS ditutup lebih rendah pada akhir perdagangan akhir pekan hari Jumat di AS, tertekan oleh sentimen negatif perkembangan ekonomi global dan investor memandang ke depan untuk Brexit, apakah Inggris memilih untuk meninggalkan Uni Eropa atau tidak. Indeks Dow Jones Industrial Average ditutup 119,85 poin lebih rendah, atau 0,67 persen, di 17,865.34. Indeks S & P 500 ditutup turun 19,41 poin, atau 0,92 persen, pada 2,096.07. Indeks Nasdaq ditutup turun 64,07 poin, atau 1,29 persen, pada 4,894.55.

Lihat : Bursa Wall Street Mingguan Negatif, Kekuatiran Global dan Brexit Menekan

Sedangkan bursa Asia sore ini ditutup di zona merah. Semua indeks utama kawasan Asia berakhir negatif.

Sementara itu bursa Eropa juga melemah. Bursa Saham Eropa diperdagangkan melemah tajam pada perdagangan awal pekan Senin (13/06) dengan kehati-hatian investor mencermati keputusan penting dari Bank Sentral AS dan Jepang minggu ini dan kekuatiran akan ketidakpastian “Brexit” yang mengguncang pasar.

Indeks Pan-Eropa STOXX 600 turun 1,18 persen.

Lihat : Bursa Eropa 13 Juni Melemah Tajam Terkena Sentimen Negatif

IHSG sore ini tertekan oleh semua sektor yang negatif, dengan pelemahan tertinggi pada sektor Agri dan sektor Pertambangan yang sama-sama merosot -1,57%. Pada akhir perdagangan sore ini tercatat 85 saham menguat, sedangkan 229 saham melemah. Sampai sore ini terjadi transaksi perdagangan sebanyak 7,64 miliar saham dengan nilai mencapai 3,80 triliun, dengan frekuensi perdagangan sebanyak 186.478 kali.

Lihat : IHSG 13 Juni Sesi 1 Tergerus Pelemahan Bursa Global

Sentimen negatif yang terjadi memicu aksi profit taking investor asing. Terpantau sore ini dana asing yang keluar dari pasar modal mencapai Rp. 352,50 miliar.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan perdagangan IHSG selanjutnya berpotensi melemah terbatas dengan pelemahan bursa global, namun diharapkan adanya optimisme ekonomi Indonesia yang dapat menguatkan bursa. IHSG diperkirakan akan bergerak dalam kisaran Support 4775-4743, dan kisaran Resistance 4840-4872.


Freddy/VMN/VBN/Analyst Vibiz Research Center

Editor : Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here