Bursa Hong Kong 14 Juni Berakhir Turun Tertekan Sentimen Negatif

274

Pada penutupan perdagangan Selasa (14/06), indeks Hang Seng di Bursa Hongkong ditutup turun -125,46 poin, atau -0,61 persen, ke 20387.53. Pelemahan indeks Hang Seng tertekan sentimen negatif kekhawatiran tentang ekonomi Tiongkok dan ketidakpastian di sekitar pertemuan Federal Reserve minggu ini dan referendum Inggris pekan depan apakah Inggris akan meninggalkan Uni Eropa atau tidak.

Lihat : Awal Indeks Hang Seng 14 Juni Tertekan Pelemahan Wall Street dan Ekonomi Tiongkok

Kekhawatiran tentang ekonomi Tiongkok semakin besar setelah data menunjukkan pertumbuhan investasi aset tetap Tiongkok melambat ke level terendah 15-tahun.

Lihat : Produksi Industri Tiongkok Stabil; Penjualan Ritel dan Investasi Aset Tetap Mengecewakan

Sementara itu, investor global semakin khawatir tentang potensi Brexit setelah pemungutan suara jajak pendapat baru-baru ini menunjukkan dukungan Inggris keluar dari Uni Eropa menguat. Referendum Inggris akan diadakan pada 23 Juni.

Pada akhir perdagangan saham sore ini, saham-saham yang merosot adalah saham Lenovo Group Ltd yang turun -3,67 persen, saham Power Assets Holdings Ltd turun -2,31 persen, saham China Merchants Holdings International Co Ltd turun -2,28 persen, saham Link REIT turun -2,25 persen, saham Li & Fung Ltd turun -2,13 persen.

Sementara itu pergerakan indeks berjangka Hang Seng turun -172 poin atau -0,84% pada  20,206.00, turun dari penutupan perdagangan sebelumnya pada 20,378.00.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan bahwa pergerakan indeks Hang Seng berpotensi melemah terbatas dengan kekuatiran ekonomi Tiongkok dan Brexit, namun jika bursa Wall Street dan harga minyak mentah terealisir menguat, akan dapat menguatkan bursa. Indeks Hang Seng diperkirakan akan bergerak di kisaran Support 19.682-19.193 dan kisaran Resistance 20.603-21.101.


Doni/VMN/VBN/Analyst Vibiz Research Center

Editor : Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here