Yen Jepang Masih Pimpin Pasar Forex Sesi Asia 14 Juni

238

Bursa saham kawasan Asia masih berada di zona merahnya hingga pertengahan perdagangan sesi Asia pagi ini merespon suramnya imbal hasil yang didapat karena kondisi yang sedang tidak menentu seperti anjloknya harga minyak mentah  dan kemungkinan buruk Inggris keluar dari Uni Eropa dalam referendum Brexit. Kondisi inilah yang membuat kurs safe haven seperti salah satunya yen berhasil diburu pasar.

Ditengah perdagangan forex sesi Asia hari kedua  trading pekan ini (14/06), kurs yen Jepang kembali naik ke posisi tertinggi dalam 3 tahun terhadap kurs euro dan poundsterling merespon perkembangan terakhir referendum Brexit.

Arah trading yen hari ini masih tetap positif dan belum ada penggerak kuat yang akan mengkoreksi pergerakan pada sesi Asia pagi ini.

Pergerakan kurs yen  di  sesi Asia  (02:20:35 GMT) menguat terhadap dollar AS,  USDJPY yang dibuka lemah pada  106.19 di   awal   perdagangan   (00.00 GMT) turun  0,2% dan nilai pair bergulir berada pada 105,99.

Untuk pergerakan pair hingga akhir perdagangan  sesi malam masih berpotensi rally, sehingga  analyst Vibiz Research Center memperkirakan pair USDJPY selanjutnya  lanjut  turun ke kisaran  105.70-105,38. Namun jika terjadi koreksi naik  akan ke  kisaran 106,64.

Joel/VMN/VBN/Analyst-Vibiz Research Center
Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here