Bursa Eropa Mengkhawatirkan, Dollar AS dan Yen Jadi Primadona

329

Bursa Saham AS ditutup ditutup lebih rendah pada akhir perdagangan hari Selasa (14/6), tertekan penurunan harga minyak mentah. Indeks Dow Jones Industrial Average ditutup turun 57,66 poin, atau 0,33 persen, di 17,674.82, dengan penurunan tertinggi saham American Express dan saham General Electric yang naik tertinggi. Indeks S & P 500 ditutup turun 3,74 poin, atau 0,18 persen, pada 2,075.32, dengan sektor keuangan memimpin empat sektor yang lebih rendah dan sektor telekomunikasi yang naik tertinggi. Indeks komposit Nasdaq ditutup turun 4,89 poin, atau 0,10 persen, pada 4,843.55.

Bursa Asia pagi ini dibuka lemah terpengaruh pelemahan bursa Wall Street dan investor mencermati pertemuan The Fed. Terpantau Indeks Nikkei turun 0,43% pada 15790.97. Indeks ASX 200 turun 0,49 % pada 5177.70. Indeks Kospi turun 0,49% pada 1962.44.

Dari pasar komoditas, harga minyak mentah berjangka AS turun 0,8 persen, pada 48,49 dollar per barel tertekan penguatan dollar AS dan kekhawatiran Brexit. Pada perdagangan selanjutnya harga minyak mentah berpotensi rebound teknikal.
Sedangkan harga emas spot berakhir naik 0,14 persen pada $ 1,285.46 per troy ons, terdorong kekhawatiran kondisi pasar keuangan Eropa tentang Brexit dan ekspektasi Federal Reserve AS tidak akan menaikkan suku bunga pada pertemuan 2 hari ini. Pada perdagangan selanjutnya harga emas harga emas berpotensi naik dengan sentimen memudarnya harapan kenaikan suku bunga AS dan kekuatiran Brexit yang meningkatkan permintaan safe haven.

Dari pasar valas, dollar AS dan safe haven yen menjadi primadona perdagangan forex hari Selasa (14/6) merespon suramnya kondisi pasar keuangan Eropa. Pagi ini kondisi pasar forex masih sama dengan semalam dimana
EURUSD     -0.09 %  1.1200
GBPUSD     -0.04 %  1.4112
USDJPY      0.02 %  106.1050

Dari pasar modal Indonesia Indeks Harga Saham Gabungan pada penutupan perdagangan awal pekan Selasa (14/06) berakhir menguat 0,3% ke posisi 4821,59. Penguatan IHSG terangkat aksi beli asing pada saham emiten baru. Untuk perdagangan selanjutnya secara teknikal masih memberikan sinyal negatif, namun potensi penguatan bisa datang dengan terjadinya aksi bargain hunting. IHSG  untuk perdagangan selanjutnya, diperkirakan akan ada di kisaran support 4776-4799 dan resisten 4839-4856. Saham-saham yang menarik untuk dicermati hari ini: BMRI, PTBA, WIKA dan AALI.

Data indikator ekonomi yang perlu dicermati hari ini  dari kawasan Eropa ada data pengangguran Inggris dan neraca perdagangan Euro, sedangkan dari Amerika yang menjadi fokus pekan ini pengumuman suku bunga Federal Reserve dan juga ada data PPI AS.

Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here