Harga Batubara Rotterdam Naik Terpicu Penurunan Produksi Tiongkok

399

Pada akhir perdagangan Rabu dini hari (15/06), harga batubara Rotterdam berakhir naik mengabaikan pelemahan minyak mentah dan penguatan dollar AS. Kenaikan harga batubara Rotterdam dipicu penurunan produksi batubara Tiongkok.

Produksi batubara Tiongkok menurun tajam pada Mei karena langkah-langkah untuk mengurangi kapasitas mulai berlaku, data resmi menunjukkan Selasa.

Total produksi perusahaan pertambangan batubara dengan pendapatan tahunan lebih dari 20 juta yuan (3,04 juta dolar AS) turun 15,5 persen secara tahunan pada Mei, menurut Komisi Pembangunan dan Reformasi Nasional.

Akumulasi produksi menurun 8,4 persen dalam lima bulan pertama dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu, komisi itu mengatakan, tanpa memberikan rincian lebih lanjut.

Harga batubara Rotterdam berjangka untuk kontrak paling aktif yaitu kontrak bulan Juli 2016 berakhir naik di posisi 51,50 dollar per ton. Harga komoditas tersebut mengalami kenaikan sebesar 0,55 dollar atau setara dengan 1,08 persen dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya.

Lihat : Harga Batubara Rotterdam Naik Terdukung Pelemahan Dollar AS

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan bahwa pergerakan harga batubara berjangka Rotterdam pada perdagangan selanjutnya berpotensi turun dengan potensi pelemahan minyak mentah.

Harga batubara berjangka berpotensi mengetes level Support pada posisi 51,00 dollar dan Support kedua di level 50,50 dollar. Sedangkan level Resistance yang akan diuji jika terjadi kenaikan harga ada pada posisi 52,00 dollar dan 52,50 dollar.

Freddy/VMN/VBN/Analyst-Vibiz Research Center
Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here