IHSG 15 Juni Berawal Turun Tertekan Aksi Profit Taking

319

Indeks Harga Saham Gabungan pada awal perdagangan Rabu (15/06) dibuka turun, terpantau saat ini turun 22,22 poin atau 0,46 persen pada 4799,37. Pelemahan IHSG tertekan aksi profit taking terpicu pelemahan Wall Street dan Rupiah.

Bursa Saham AS ditutup lebih rendah pada akhir perdagangan hari Selasa di AS, tertekan penurunan harga minyak. Indeks Dow Jones Industrial Average ditutup turun 57,66 poin, atau 0,33 persen, di 17,674.82. Indeks S & P 500 ditutup turun 3,74 poin, atau 0,18 persen, pada 2,075.32. Indeks komposit Nasdaq ditutup turun 4,89 poin, atau 0,10 persen, pada 4,843.55.

Lihat : Bursa Wall Street Berakhir Turun Terganjal Pelemahan Minyak Mentah

Terpantau pagi ini mata uang Rupiah melemah terhadap dollar AS. Pasangan kurs USDIDR menguat 0,09 persen pada 13,405.

Aksi profit taking juga terjadi setelah IHSG menguat kemarin dan meraih hingga 1 triliun rupiah dana asing masuk ke pasar modal.

IHSG pada awal perdagangan pagi ini tertekan oleh 7 sektor yang berada di zona negatif dengan pelemahan tertinggi sektor Konsumer yang turun 1,44%. Pada pagi ini tercatat 68 saham menguat, sedangkan 69 saham melemah. Sampai saat ini terjadi transaksi perdagangan sebanyak lebih 551 juta saham dengan nilai mencapai lebih 205 miliar, dengan frekuensi perdagangan sebanyak lebih 13.600 kali.

Lihat : Rekomendasi Saham-saham Unggulan, Rabu 15 Juni 2016

Pagi ini terjadi aksi profit taking investor asing. Terpantau pagi ini dana asing yang keluar pasar modal mencapai Rp. 4,09 miliar.

Siang nanti akan dirilis data perdagangan Indonesia, yaitu data ekspor, impor yang diindikasikan meningkat, juga data neraca perdagangan yang diindikasikan mengalami peningkatan surplus.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan IHSG berpotensi melemah terbatas tertekan aksi profit taking lanjutan yang dipicu kekuatiran ekonomi global seperti Brexit, penantian hasil pertemuan The Fed dan pergerakan harga minyak mentah. Namun diharapkan datang penguatan dari hasil perdagangan Indonesia yang diindikasikan meningkat. IHSG diperkirakan akan bergerak dalam kisaran Support 4765-4732, dan kisaran Resistance 4829-4862.


Freddy/VBN/VMN/Analyst Vibiz Research Center

Editor : Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here