Bisnis PGAS Sedikit Terpukul, Sahamnya Ditekan Investor Asing

251

PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk. (PGAS) yang akan menjadi perseroan terbatas dan tidak lagi menjadi BUMN seperti sekarang melaporkan kinerja keuangannya yang kurang menggembirakan sehingga investor asing melakukan profit taking sahamnya dan berdampak merah.

Periode kuartal pertama tahun ini, PGAS hanya mendapatkan keuntungan alias laba bersih sebanyak  US$101,944 juta, yang lebih rendah  dari periode serupa tahun 2014 sekitar US$108,791 juta. Padahal pendapatan perseroan dalam periode tersebut meningkat dari periode sama tahun lalu, kuartal pertama lalu mendapatkan  US$720,39 juta atau meningkat 3 persen lebih dari periode  Q1-2014.

Turunnya kinerja keuangan perseroan dipicu oleh meningkatnya rugi selisih kurs dan rugi perubahan nilai wajar derivatif. Kerugian selisih kurs naik dari US$2,353 juta menjadi  US$14,559 juta pada Q1-2015. Sedangkan yang derivatif naik sekitar 150 persen lebih   menjadi  US$7,183 juta pada akhir kuartal lalu.

Menilik kabar dari lantai bursa perdagangan saham pada Kamis (16/06) saham PGAS dibuka pada level 2390 setelah perdagangan sebelumnya ditutup pada posisi yang sama. Saham bergerak  flat  dengan volume perdagangan saham sudah mencapai 79 ribu lot saham.

Analyst Vibiz Research Center melihat sisi indikator teknikal, saham PGAS perdagangan sebelumnya bergerak rebound dengan  indikator MA bergerak datar dengan Stochastic keluar dari area jenuh jualnya ke area tengah.

Sementara itu indikator Average Directional menunjukkan garis +DI  bergerak datar  dengan  garis ADX bergerak datar  menggambarkan bahwa tren saham PGAS rawan koreksi. Dengan kondisi teknikalnya, rekomendasi trading hari ini berada pada kisaran 2380-2410.

Lens Hu/VMN/VBN/ Analyst at Vibiz Research Center
Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here