Bursa Tokyo 16 Juni Tenggelam 3 Persen Setelah BOJ Menahan Perluasan Moneter

334
indeks nikkei

Di akhir perdagangan bursa saham Jepang Kamis (16/06), indeks Nikkei ditutup turun 485,44 poin, atau 3,05 persen, di 15,434.14. Pelemahan indeks Nikkei terpicu penguatan Yen setelah keputusan BOJ menahan perluasan stimulus moneter. Pelemahan indeks Nikkei merupakan terendah dalam 4 bulan.

Lihat : Indeks Nikkei 16 Juni Dibuka Negatif Terganjal Penguatan Yen

Yen Jepang menguat tajam terhadap dolar AS pada Kamis setelah Bank of Japan mempertahankan kebijakan moneter stabil seperti yang diperkirakan secara luas.

Bank of Japan menahan perluasan stimulus moneter dengan Gubernur BOJ, Haruhiko Kuroda dan dewan kebijakan terus mengukur dampak ekonomi dari kebijakan tingkat negatif yang tidak populer mereka menjelang pemilu bulan depan.

Dengan ketidakpastian prospek pasar global, juga memberikan alasan BOJ mempertahankan suku bunga utamanya pada minus 0,1 persen dan melanjutkan target tahunan untuk memperluas basis moneter pada 80 triliun yen ($ 764 miliar). Sekitar 28 persen dari ekonom dalam survei Bloomberg memperkirakan pelonggaran tambahan pada pertemuan ini, dengan 55 persen mmeperkirakan untuk pertemuan berikutnya pada 29 Juli, ketika BOJ akan memperbarui proyeksi inflasi.

Lihat : BOJ Menahan Perluasan Stimulus Moneter, Suku Bunga Tetap -0,1 Persen

Penguatan yen biasanya negatif bagi eksportir karena mengurangi keuntungan mereka di luar negeri bila dikonversi ke dalam mata uang lokal.

Saham-saham ekspor utama Jepang berakhir anjlok, dengan saham Toyota anjlok -3,28 persen, saham Nissan anjlok -4,05 persen, saham Honda merosot -2,74 persen dan saham Mitsubishi tenggelam -3,05 persen.

Sedangkan untuk indeks Nikkei berjangka terpantau turun -530,00 poin atau -3,33% pada 15,370, turun dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya pada 15,900.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya, indeks Nikkei berpotensi melemah terbatas dengan potensi penguatan Yen. Secara teknikal Indeks Nikkei akan bergerak dalam kisaran Support 14,960-14,414, dan kisaran Resistance 15,915-16,415.


Doni/ VMN/VBN/ Analyst-Vibiz Research Center

Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here