Indeks Shanghai 16 Juni Berawal Lemah Tergerus Kekuatiran Tiongkok dan Brexit

629
bursa shanghai

Mengawali perdagangan saham di bursa Tiongkok Kamis (16/06), Indeks Shanghai dibuka turun, saat ini terpantau turun -4,45 poin atau -0,15 persen pada 2882.76. Pelemahan Indeks Shanghai terpicu kekuatiran ekonomi Tiongkok dan Brexit.

Lihat : Bursa Shanghai 15 Juni Berakhir Naik Tertinggi 2 Minggu Mengabaikan Penolakan MSCI

Keputusan The Fed mempertahankan suku bunga AS tetap tidak mempengaruhi bursa Shanghai. Berbagai ketidakpastian termasuk kekuatiran ekonomi domestik dan juga potensi keluarnya Inggris dari Uni Eropa, masih terus menekan bursa Shanghai.

Data-data ekonomi Tiongkok yang dirilis kurang menggembirakan. Produksi industri Tiongkok stabil, sama dengan yang diperkirakan pada bulan Mei, sementara penjualan ritel dan investasi perkotaan melambat secara mengejutkan, meningkatkan keraguan tentang apakah negara ekonomi terbesar kedua di dunia ini bisa stabil setelah kuartal pertama mengecewakan.

Sementara itu, pertumbuhan investasi aset tetap Tiongkok melambat tajam menjadi 9,6% per tahun pada bulan Januari untuk periode Mei menyusul pembacaan awal 10,5% dalam empat bulan hingga April. Perkiraan median ekonom memperkirakan peningkatan 10,5% per tahun.

Lihat : Produksi Industri Tiongkok Stabil; Penjualan Ritel dan Investasi Aset Tetap Mengecewakan

Ben Kwong Man-kwong, direktur eksekutif dan kepala penelitian dari KGI Asia, mengatakan pasar telah memperkirakan Fed akan mempertahankan suku bunga, tapi masih khawatir tentang kapan kenaikan suku bunga berikutnya akan datang dan tentang referendum Inggris pekan depan apakah akan tinggal di Uni Eropa.

“Pasar saham di Hong Kong dan daratan cenderung terus menjadi lembut minggu ini karena masih banyak ketidakpastian. Kami tahu akan ada kenaikan suku bunga tapi kita tidak tahu kapan itu akan datang. Lalu masih ada ketidakpastian mengenai apakah Inggris akan memilih untuk tinggal di atau meninggalkan Uni Eropa dalam referendum pada 23 Juni, “kata Kwong.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan pada perdagangan selanjutnya indeks Shanghai berpotensi melemah terbatas dengan dibayangi kekuatiran ekonomi Tiongkok dan masih dinantikannya stimulus yang diberikan pemerintah Beijing untuk penguatan ekonomi Tiongkok. Indeks akan bergerak pada kisaran Support menembus level 2795-2693 dan jika harga menguat akan mencoba menembus level Resistance pada 2989-3098.


Doni/VMN/VBN/Analyst Vibiz Research Center
Editor : Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here