Yellen Tunda Naiknya Suku Bunga, Brexit Jadi Pertimbangan

315

Setelah pertemuan kebijakan dua hari, Komite Pasar Terbuka Federal suara bulat memutuskan untuk menahan suku bunga dana federal antara 0,25% dan 0,50%, dengan pertimbangan lemahnya data tenaga kerja baru-baru ini dan juga mengantisipasi pengaruh Brexit terhadap pasar global.

Untuk kedua kalinya, The Fed menahan rencana menaikkan suku bunga pinjaman Amerika Serikat.
Sikap hati-hati datang setelah laporan payrolls tiba-tiba melemah di mana ekonomi AS menambahkan hanya 38.000 pekerjaan pada Mei, tingkat terendah dalam enam tahun, namun klaim pengangguran mendekati rekor terendah.

Lihat : The Fed Pertahankan Suku Bunga AS Tetap, Pangkas Proyeksi Pertumbuhan

Sementara itu, inflasi, yang telah berjalan di bawah target 2% Fed selama empat tahun, telah menunjukkan tanda-tanda kekuatan dalam beberapa bulan terakhir, didukung harga minyak dan dolar yang cenderung stabil.

Harapan Fed untuk pertumbuhan PDB jangka pendek turun menjadi 2%, sedangkan perkiraan untuk pengangguran tetap sebagian besar tidak berubah, dan prospek inflasi inti meningkat menjadi 1,9% pada 2017.

Selasti/ VMN/VBN/ Senior Analyst-Vibiz Research Center
Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here