Harga Timah 17 Juni Naik Terpicu Defisit Produksi Global

381

Harga timah di bursa Malaysia naik pada perdagangan Jumat (17/06). Kenaikan harga timah terdukung perkiraan defisit produksi timah.

Pasar Timah di seluruh dunia telah mencatat defisit marjinal selama Januari-April tahun ini. Tidak ada pengiriman DLA selama periode tiga bulan, demikian data World Bureau of Metal Statistics (WBMS). Data WBMS menyatakan, pasar timah global mencatatkan sedikit defisit 3,8 kt selama empat bulan awal tahun Januari-April tahun 2016.

Persediaan dilaporkan menurun selama periode empat bulan awal tahun ini. Persediaan pada akhir empat bulan pertama tahun 2016 lebih rendah sebesar 6,5 kt bila dibandingkan dengan level penuutpan Desember ’15. Persediaan yang dilaporkan naik 1% selama bulan April saja.

Lihat : Harga Timah 16 Juni Turun Tertekan Kekuatiran Brexit

Harga timah di bursa komoditas Malaysia terpantau mengalami kenaikan hari ini. Harga logam industri ini diperdagangkan pada posisi 17.100 dollar per ton, naik sebesar 150 dollar dari penutupan sebelumnya pada 16.950.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan bahwa pergerakan harga timah Malaysia pada perdagangan selanjutnya berpotensi melemah terbatas dengan potensi penguatan dollar AS terpicu kekuatiran Brexit. Namun perlu diperhatikan perkembangan bursa global dan perkembangan ekonomi Tiongkok yang dapat mempengaruhi pergerakan harga timah. Harga akan menghadapi level Support di posisi 16.900 dollar dan 16.700 dollar. Akan tetapi jika terjadi kenaikan, harga timah akan menghadapi level Resistance di 17.300 dollar dan 17.500 dollar.

Freddy/VMN/VBN/Analyst-Vibiz Research Center
Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here