Yen Jepang Melemah Sementara di Sesi Asia 17 Juni

304

Setelah berhasil melakukan rally terpanjang dalam tahun ini hingga 8 hari perdagangan berturut, kurs yen Jepang akhirnya alami profit taking sejak awal perdagangan sesi Asia Jumat pagi (17/6). Kuatnya kembali fundamental perdagangan saham global membuat pasar menjual kembali aset safe havennya dan beralih kepada aset beresiko seperti perdagangan saham.

Sentimen kuat yang memulihkan kembali bursa saham global selain naiknya kembali harga minyak mentah dunia dari posisi anjlok 6 hari berturut, sentimen Brexit yang menakutkan bursa global sepekan terakhir menjadi pudar kembali.

Lihat: Sentimen Brexit Kabur, Bursa Global Ceria Kembali

Yen menjadi alternatif investasi disaat kondisi pasar keuangan global sedang panik, perdagangan sebelumnya rally kuat mendapat tenaga tambahan dari keputusan BOJ yang tidak mengubah kebijakan moneternya bulan ini.

Pergerakan kurs yen  di  sesi Asia  (03:10:35 GMT) menguat terhadap dollar AS,  USDJPY yang dibuka lemah pada  104.28 di   awal   perdagangan   (00.00 GMT) turun 0,2% dan nilai pair bergulir berada pada 104,40.

Untuk pergerakan pair hingga akhir perdagangan  sesi malam masih berpotensi menguat, sehingga  analyst Vibiz Research Center memperkirakan pair USDJPY selanjutnya  lanjut  turun  ke kisaran  103.85-103,53 jika penguatan pair kini tidak sampai  kisaran 105,35-106,30.

Joel/VMN/VBN/Analyst-Vibiz Research Center
Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here