IHSG 20 Juni Berakhir Naik 0,6 Persen Terdukung Sentimen Positif

333

Indeks Harga Saham Gabungan pada penutupan perdagangan Senin (20/06) berakhir naik 0,59 persen pada 4863.53. Indeks LQ 45 ditutup naik 0,65 persen pada 829,93. Penguatan IHSG terdorong sentimen positif penguatan Rupiah, bursa Asia dan harga minyak mentah.

Mata uang Rupiah menguat sore hari ini terhadap dollar AS. Pasangan mata uang USDIDR melemah 0,65 persen pada 13,252.

Pelemahan dollar AS terjadi dengan semakin meredanya kekuatiran Brexit.

Penguatan Rupiah juga terdorong Bank Indonesia yang memangkas suku bunga acuan saat ini dan masa depan sebesar 25 basis poin pada hari Kamis (16/06), dalam sebuah langkah mengejutkan yang bertujuan menghidupkan kembali ekonomi negara terbesar di Asia Tenggara ini.

Bank Indonesia (BI) memangkas suku bunga acuan 12-bulan sebesar 25 basis poin menjadi 6,50 persen. Bank Indonesia juga memutuskan BI 7-day (Reverse) Repo Rate turun 25 bps dari 5,50% menjadi sebesar 5,25% sejalan dengan rencana reformulasi suku bunga kebijakan yang telah diumumkan pada 15 April 2016. Bank sentral akan sepenuhnya beralih ke patokan baru mulai 19 Agustus.

Lihat : BI Pangkas Suku Bunga 25 bps untuk Perkuat Pertumbuhan Ekonomi

Kenaikan IHSG juga didukung penguatan bursa Asia. Sore ini seluruh indeks utama kawasan Asia berakhir di zona hijau terdukung memudarnya kekuatiran Brexit.

Harga minyak mentah juga menguat selama jam Asia, dengan harga minyak mentah berjangka patokan global Brent naik 1 persen pada $ 49,66 per barel pada 12:41 HK / SIN, sementara minyak mentah AS ditambahkan 1,13 persen menjadi $ 48,52. 

IHSG sore ini terdukung oleh 9 sektor yang positif, dengan penguatan tertinggi pada sektor Pertambangan yang melonjak 2,52%. Pada akhir perdagangan sore ini tercatat 186 saham menguat, sedangkan 107 saham melemah. Sampai sore ini terjadi transaksi perdagangan sebanyak 7,29 miliar saham dengan nilai mencapai 5,93 triliun, dengan frekuensi perdagangan sebanyak 279.536 kali.

Lihat : IHSG 20 Juni Sesi 1 Tertekan Profit Taking Investor Asing

Aksi profit taking investor asing masih terjadi sore ini. Terpantau sore ini dana asing yang keluar pasar modal mencapai Rp. 289,11 miliar.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan perdagangan IHSG selanjutnya berpotensi menguat terbatas dengan potensi penguatan bursa global dengan meredanya kekuatiran Brexit dan optimisme ekonomi Indonesia. IHSG diperkirakan akan bergerak dalam kisaran Support 4829-4797, dan kisaran Resistance 4894-4926.


Freddy/VMN/VBN/Analyst Vibiz Research Center

Editor : Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here