IHSG 20 Juni Dibuka Naik Terbantu Penguatan Rupiah dan Minyak Mentah

338

Indeks Harga Saham Gabungan pada awal perdagangan Senin (20/06) dibuka naik 17,48 poin atau 0,36 persen pada 4852,62. Penguatan IHSG terdorong penguatan Rupiah

Terpantau pagi ini kurs Rupiah menguat terhadap dollar AS. Pasangan kurs USDIDR melemah 0,55 persen pada 13,265.

Penguatan Rupiah terus terjadi  setelah keputusan Bank Indonesia yang memangkas suku bunga 25 basis poin untuk memperkuat pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Bank Indonesia memangkas suku bunga acuan saat ini dan masa depan sebesar 25 basis poin pada hari Kamis (16/06), dalam sebuah langkah mengejutkan yang bertujuan menghidupkan kembali ekonomi negara terbesar di Asia Tenggara ini.

Bank Indonesia (BI) memangkas suku bunga acuan 12-bulan sebesar 25 basis poin menjadi 6,50 persen. Bank Indonesia juga memutuskan BI 7-day (Reverse) Repo Rate turun 25 bps dari 5,50% menjadi sebesar 5,25% sejalan dengan rencana reformulasi suku bunga kebijakan yang telah diumumkan pada 15 April 2016. Bank sentral akan sepenuhnya beralih ke patokan baru mulai 19 Agustus.

Lihat : BI Pangkas Suku Bunga 25 bps untuk Perkuat Pertumbuhan Ekonomi

Penguatan IHSG juga terdorong penguatan harga minyak mentah. Harga minyak mentah memperpanjang kenaikan pada Senin karena melemahnya dolar dan meredanya kekhawatiran atas kemungkinan keluar Inggris dari Uni Eropa membantu membeli kembali komoditi setelah enam hari berturut-turut menurun.

Harga minyak mentah berjangka Brent untuk pengiriman Agustus naik 29 sen ke $ 49,46 per barel, setelah menetap naik $ 1,98 atau 4,2 persen, pada $ 49,17 pada hari Jumat.

Harga minyak mentah NYMEX untuk pengiriman Juli, yang akan berakhir pada Selasa, naik 31 sen di $ 48,29 per barel, setelah menutup $ 1,77, atau 3,8 persen, pada Jumat

IHSG pada awal perdagangan pagi ini terdukung oleh 6 sektor yang berada di zona positif dengan penguatan tertinggi sektor Pertambangan yang naik 1,16%. Pada pagi ini tercatat 114 saham menguat, sedangkan 53 saham melemah. Sampai saat ini terjadi transaksi perdagangan sebanyak lebih 509 juta saham dengan nilai mencapai lebih 389 miliar, dengan frekuensi perdagangan sebanyak lebih 22.700 kali.

Lihat : Rekomendasi Saham-saham Unggulan, Senin 20 Juni 2016

Namun pagi ini terjadi aksi profit taking investor asing. Terpantau pagi ini dana asing yang keluar pasar modal mencapai Rp. 22,86 miliar.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan IHSG berpotensi menguat terbatas dengan potensi penguatan Rupiah, meredanya Brexit dan kenaikan harga minyak mentah. IHSG diperkirakan akan bergerak dalam kisaran Support 4804-4772, dan kisaran Resistance 4869-4901.


Freddy/VBN/VMN/Analyst Vibiz Research Center

Editor : Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here