IHSG 20 Juni Sesi 1 Tertekan Profit Taking Investor Asing

293

Memasuki sesi 1 perdagangan IHSG Senin (20/06), IHSG turun tipis 2,05 poin atau 0,04% pada 4833,10. Pelemahan IHSG terdorong aksi profit taking investor investor asing.

Aksi profit taking asing dilakukan memanfaatkan kenaikan saham akhir pekan kemarin dan pagi tadi.

Penurunan IHSG mengabaikan penguatan Rupiah siang ini. Terpantau Rupiah menguat terhadap dollar AS. Pasangan kurs USDIDR melemah 0,58 persen pada 13,261.

Penguatan Rupiah terjadi setelah BI memangkas suku bunga Indonesia 25 basis poin.

Bank Indonesia memangkas suku bunga acuan saat ini dan masa depan sebesar 25 basis poin pada hari Kamis (16/06), dalam sebuah langkah mengejutkan yang bertujuan menghidupkan kembali ekonomi negara terbesar di Asia Tenggara ini.

Bank Indonesia (BI) memangkas suku bunga acuan 12-bulan sebesar 25 basis poin menjadi 6,50 persen. Bank Indonesia juga memutuskan BI 7-day (Reverse) Repo Rate turun 25 bps dari 5,50% menjadi sebesar 5,25% sejalan dengan rencana reformulasi suku bunga kebijakan yang telah diumumkan pada 15 April 2016. Bank sentral akan sepenuhnya beralih ke patokan baru mulai 19 Agustus.

Lihat : BI Pangkas Suku Bunga 25 bps untuk Perkuat Pertumbuhan Ekonomi

IHSG siang ini tertekan oleh 6 sektor yang negatif, dengan pelemahan tertinggi pada sektor Infrastruktur yang turun sebesar -0,65%. Pada sesi 1 siang ini tercatat 141 saham menguat, sedangkan 125 saham melemah. Sampai siang ini terjadi transaksi perdagangan sebanyak 4,11 miliar saham dengan nilai mencapai 3,05 triliun, dengan frekuensi perdagangan sebanyak 176.276 kali.

Lihat : IHSG 20 Juni Dibuka Naik Terbantu Penguatan Rupiah dan Minyak Mentah

Siang ini aksi profit taking investor asing masih terjadi. Terpantau siang ini dana asing yang keluar pasar modal mencapai Rp. 48,05 triliun.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan IHSG berpotensi menguat terbatas dengan aksi beli saham terdorong penguatan Rupiah. IHSG diperkirakan akan bergerak dalam kisaran Support 4804-4772, dan kisaran Resistance 4869-4901.

Freddy/VBN/VMN/Analyst Vibiz Research Center
Editor : Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here