Yen Sesi Asia 20 Juni Terus Berusaha Kalahkan Dollar AS

313

Setelah berhasil menguat secara mingguan terhadap dollar AS, kurs yen Jepang kembali bergerak kuat setelah sempat diawal perdagangan sesi Asia Senin pagi (20/6) dibuka melemah dari perdagangan akhir pekan lalu. Pelemahan yen diawal perdagangan dipicu oleh pernyataan Menteri Keuangan Taro Aso akhir pekan lalu yang mengangkat permasalahan devaluasi yen karena tingginya sudah mata uang tersebut.

Taro Aso melihat kondisi tingginya yen pekan lalu merupakan penguatan secara sepihak oleh karena perburuan safe haven pasar keuangan global merespon kekhawatiran Inggris akan keluar dari Uni Eropa dalam referendum Brexit yang akan diselenggarakan pada pekan ini.

Namun meredanya kekhawatiran tersebut akhir pekan lalu pasca dihentikannya kampanye dukungan terhadap Brexit setelah salah seorang anggota parlemen Inggris terbunuh membuat pasar memburu euro dan pound sehingga dollar AS tertekan. Kondisi tersebut dimanfaatkan yen untuk mencuri kembali kekuatan dollar. Yen juga memperoleh tenaga dari data neraca perdagangan luar negeri yang lebih tinggi dari ekspektasi penurunan surplus.

Lihat: Dollar AS Sedang Tidak Laku, Kekuatannya Dicuri

Pergerakan kurs yen  di  sesi Asia  (03:00:35 GMT) menguat terhadap dollar AS,  USDJPY yang dibuka kuat pada  104.72 di   awal   perdagangan   (00.00 GMT) turun 0,1% dan nilai pair bergulir berada pada 104,59.

Untuk pergerakan pair hingga akhir perdagangan  sesi malam masih berpotensi menguat, sehingga  analyst Vibiz Research Center memperkirakan pair USDJPY selanjutnya  lanjut  turun  ke kisaran  104.08-103,83. Namun jika terjadi koreksi, pair dapat naik kembali ke kisaran 105,40-106,02.

Joel/VMN/VBN/Analyst-Vibiz Research Center
Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here