Harga Karet Tocom 22 Juni Berakhir Terangkat Kenaikan Minyak Mentah

479

Harga karet Tocom pada akhir perdagangan Rabu siang (22/06) berakhir naik. Harga karet alami berjangka untuk kontrak paling aktif yaitu November 2016 naik terbantu kenaikan harga minyak mentah.

Harga minyak mentah naik di awal perdagangan Asia, Rabu (22/06), setelah data dari American Petroleum Institute (API) menunjukkan penarikan lebih besar dari yang diperkirakan pada pasokan mingguan AS.

Persediaan minyak mentah AS turun 5,2 juta barel untuk pekan yang berakhir 17 Juni, kata API. Angka kelompok perdagangan ini adalah tiga kali dari penarikan 1,7 juta barel yang diperkirakan oleh analis dalam jajak pendapat Reuters.

Harga minyak mentah berjangka AS kontrak Agustus, sebagai kontrak bulan depan yang baru pada Rabu, telah naik 9 sen menjadi $ 49,94 per barel pada 0223 GMT. Sebelumnya naik sampai setinggi $ 50,54, menandai pertama kalinya itu telah naik di atas $ 50 sejak 10 Juni.

Sedangkan harga minyak mentah berjangka Brent naik 4 sen di $ 50,66 per barel, setelah menetap turun 3 sen di $ 50,62 pada Selasa.

Lihat : Harga Minyak Mentah Sesi Asia Naik, Sempat Menembus $ 50

Kenaikan harga minyak mentah membuat biaya produksi karet sintetis menjadi lebih mahal. Dampaknya permintaan terhadap komoditas karet alami seperti yang diperdagangkan di Tocom mengalami peningkatan yang cukup signifikan.

Harga karet alami di Tocom untuk kontrak paling aktif yaitu untuk kontrak November 2016 siang ini berakhir naik sebesar 1,9 yen pada posisi 155,70 yen per kilogram, naik dibandingkan dengan posisi penutupan perdagangan sebelumnya pada 153,80 yen per kilogram.

Lihat : Harga Karet Tocom 21 Juni Bergerak Turun Tergerus Pelemahan Minyak Mentah

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan bahwa pergerakan harga karet Tocom pada perdagangan sesi selanjutnya berpotensi melemah terbatas dengan potensi penguatan Yen dan pelemahan bursa Tokyo.

Harga diperkirakan akan menemui level Support di posisi 151,00 yen. Resistance selanjutnya ada di 146,00 yen. Sementara itu jika harga naik akan menemui Resistance di posisi 161,00  yen dan 166,00  yen.


Freddy/VMN/VBN/Analyst-Vibiz Research Center

Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here