IHSG 22 Juni Sesi 1 Naik Terdorong Bargain Hunting Investor Asing

309

Memasuki sesi 1 perdagangan IHSG Rabu (22/06), IHSG naik 15,08 poin atau 0,31% pada 4893,80. Penguatan IHSG terdorong aksi beli saham investor asing terdorong penguatan Wall Street dan optimisme pertumbuhan ekonomi Indonesia

Bursa Saham AS ditutup sedikit lebih tinggi pada akhir perdagangan hari Selasa di AS setelah pernyataan Ketua The Fed Janet Yellen menjelang referendum 23 Juni Inggris untuk kepastian keanggotaannya di Uni Eropa.

Indeks Dow Jones Industrial Average naik 24,86 poin, atau 0,14 persen, ke 17.829, dengan kenaikan tertinggi saham Microsoft dan saham Boeing penurun terbesar. Indeks S & P 500 naik 5,65 poin, atau 0,27 persen, ke 2,088.90, dengan sektor energi memimpin enam sektor yang lebih tinggi dan sektor bahan yang tertinggal terbesar. Indeks Nasdaq naik 6,55 poin, atau 0,14 persen, ke 4,843.76.

Lihat : Bursa Wall Street Naik Tipis Setelah Pidato Yellen Jelang Referendum Inggris 23 Juni

Penguatan IHSG juga terdorong optimisme ekonomi Indonesia dengan proyeksi positif Bank Dunia terhadap ekonomi Indonesia.

Bank Dunia belum lama ini memangkas proyeksi pertumbuhan ekonomi global 2016 menjadi 2,4 persen dari 2,9 persen yang diperkirakan pada bulan Januari karena harga komoditas turun tajam, permintaan lamban di negara maju, perdagangan lemah dan arus modal berkurang.

Namun, di tengah perlambatan ekonomi global, Bank Dunia telah memproyeksikan bahwa Produk Domestik Bruto Indonesia (PDB) akan tumbuh stabil.

Dalam laporan terbarunya, Bank Dunia memproyeksikan pertumbuhan sebesar 5,1% pada tahun 2016 dan 5,3% pada 2017. Angka ini tidak berubah dari proyeksi Indonesia Economic Quarterly edisi Maret 2016.

Lihat : Bank Dunia Proyeksikan Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Stabil

IHSG siang ini terdukung oleh 6 sektor yang positif, dengan penguatan tertinggi pada sektor Aneka Industri yang melonjak sebesar 2,77%. Pada sesi 1 siang ini tercatat 156 saham menguat, sedangkan 114 saham melemah. Sampai siang ini terjadi transaksi perdagangan sebanyak 3,79 miliar saham dengan nilai mencapai 2,76 triliun, dengan frekuensi perdagangan sebanyak 153.046 kali.

Lihat : IHSG 22 Juni Dibuka Positif Terdukung Penguatan Wall Street dan Proyeksi Bank Dunia

Siang ini aksi beli saham investor asing terjadi. Terpantau siang ini dana asing yang masuk pasar modal mencapai Rp. 98,34 triliun.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan IHSG berpotensi menguat dengan aksi beli saham lanjutan terdorong penguatan bursa global dengan memudarnya kekuatiran Brexit dan optimisme ekonomi Indonesia. IHSG diperkirakan akan bergerak dalam kisaran Support 4862-4829, dan kisaran Resistance 4923-4955.

Freddy/VBN/VMN/Analyst Vibiz Research Center
Editor : Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here