Indeks Shanghai 22 Juni Flat Mencermati Perkembangan Brexit dan Ekonomi Domestik

353

Mengawali perdagangan saham di bursa Tiongkok Rabu (22/06), Indeks Shanghai bergerak flat, saat ini terpantau turun tipis -2,04 poin atau -0,07 persen pada 2876.52. Pergerakan flat Indeks Shanghai terpicu kehati-hatian investor mencermati perkembangan Brexit dan kekuatiran ekonomi Tiongkok.

Lihat : Bursa Shanghai 21 Juni Berakhir Negatif Tertekan Profit Taking

Ketidakpastian akan suara Inggris di referendum 23 Juni besok memicu kehati-hatian investor. Dua jajak pendapat pada hari Senin menunjukkan kubu “Tetap” telah menguat dalam perdebatan referendum meskipun jajak pendapat ketiga didominasi mereka yang ingin meninggalkan Uni Eropa.

Referendum Uni Eropa akan diadakan hari Kamis. Analis di Citi mengatakan dalam sebuah catatan Selasa mereka masih melihat kemungkinan 40 persen dari Brexit. “Akhir referendum tidak akan mengurangi fragmentasi politik, dengan sentimen anti-imigrasi, anti kemapanan, berkontribusi terhadap risiko Vox Populi, terutama tetapi tidak secara eksklusif di Eropa,” kata mereka.

“Fokus perhatian minggu ini adalah pada rakyat Inggris hari Kamis. Sepertinya semalam jajak pendapat diperketat sedikit,” kata Bruce Bittles, kepala strategi investasi di Baird. “Ini adalah pasar yang cukup gugup. Tidak ada yang memiliki keuntungan apapun untuk tahun ini.”

Kekuatiran ekonomi domestik masih membayangi dengan disampaikannya utang negara Tiongkok mencapai dua kali lipat PDB Tiongkok oleh ekonom pemerintah negara tersebut.

Total pinjaman Tiongkok lebih dari dua kali lipat produk domestik bruto (PDB) tahun terakhir, ekonom pemerintah Tiongkok mengatakan, memperingatkan bahwa hubungan utang antara negara dan industri bisa “fatal” bagi perekonomian terbesar kedua di dunia ini.

Utang negara telah menggelembung setelah pemerintah Beijing telah mempermudah untuk mendapatkan kredit murah dan mudah dalam upaya untuk merangsang pertumbuhan melambat, mendorong belanja besar.

Lihat : Utang Tiongkok Capai $ 25,6 Triliun, Dua Kali Lipat PDB Tiongkok

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan pada perdagangan selanjutnya indeks Shanghai bergerak seideways dengan meredanya kekautiran Brexit, namun masih dibayangi kekuatiran ekonomi Tiongkok dan masih dinantikannya stimulus yang diberikan pemerintah Beijing untuk penguatan ekonomi Tiongkok. Indeks akan bergerak pada kisaran Support menembus level 2787-2686 dan jika harga menguat akan mencoba menembus level Resistance pada 2989-3098.


Doni/VMN/VBN/Analyst Vibiz Research Center
Editor : Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here