Bursa Seoul 24 Juni Berakhir Merosot 3 Persen Terganjal Keputusan Brexit

458
indeks kospi

Pada penutupan perdagangan bursa saham Korea Selatan Jumat (24/06), indeks Kospi berakhir merosot tajam –61,47 poin, atau -3,09 persen, ke 1,925.24. Pelemahan indeks Kospi tergerus keputusan Inggris meninggalkan Uni Eropa.

Inggris telah memutuskan untuk meninggalkan Uni Eropa, memaksa pengunduran diri Perdana Menteri David Cameron, menjadi pukulan terbesar untuk proyek kesatuan Eropa yang lebih besar sejak Perang Dunia II.

Pasar keuangan global jatuh karena hasil dari referendum Kamis menunjukkan suara Brexit unggul 52 persen versus 48 persen suara Bremain.

Pound jatuh lebih dari 10 persen terhadap dolar ke level yang terakhir terlihat pada tahun 1985, terbesar satu hari jatuh dalam sejarah, di tengah kekhawatiran keputusan bisa memukul investasi dalam perekonomian terbesar kelima di dunia, mengancam peran London sebagai ibukota keuangan global dan mengantar bulan ketidakpastian politik.

Lihat : Brexit Terjadi, Inggris Tinggalkan Uni Eropa; Cameron Akan Mundur Oktober

Pada akhir perdagangan, sebagian besar saham berkapitalisasi besar mengalami penurunan di seluruh papan. Saham Samsung Electronics Co merosot 3,01 persen, saham produsen mobil top Hyundai Motor Co turun 1,77 persen, dan saham utilitas negara Korea Electric Power Corp turun 2,22 persen.

Sedangkan untuk indeks kospi berjangka terpantau turun -8,25 poin atau -3,34% pada 238.95, turun dari posisi penutupan sebelumnya pada 247.20.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya indeks Kospi akan bergerak lemah dengan keputusan Inggris meninggalkan Uni Eropa. Indeks Kospi diperkirakan akan bergerak dalam kisaran Support 236.95-233.95 dan kisaran Resistance 241.95-244.95.


Doni/ VMN/VBN/ Analyst-Vibiz Research Center

Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here