Kondisi Inggris Terkini Buat Rupiah Jumat Pagi Retreat

279

Memantau pergerakan kurs rupiah pada perdagangan pasar spot valas dan juga antar bank hari terakhir  pekan ini,  rupiah Jumat  (24/06) bergerak lemah setelah dibuka lebih rendah dari perdagangan sebelumnya. Pergerakan  rupiah yang negatif pagi ini dipicu kondisi pasar keuangan global yang panik melihat hasil sementara referendum Inggris, dimana suara untuk Inggris keluar dari Uni Eropa lebih besar.

Lihat: Inggris Terancam Brexit, Dollar AS Bangkit Pukul Pound dan Euro

Terpukulnya   rupiah pagi ini  tidak menghalangi investor asing  melakukan aksi beli saham yang cukup besar di bursa saham, sehingga terbentuk  net buy  Rp74 miliar lebih beberapa saat setelah pasar dibuka. Namun aksi asing ini tidak mampu angkat  IHSG yang sedang anjlok 1,3 persen ke posisi 4811.

Pergerakan kurs rupiah  di pasar spot pagi ini bergerak negatif dengan posisi penurunan 1,44% dari perdagangan sebelumnya dan kini bergerak pada kisaran Rp13439/US$ setelah  dibuka kuat  pada level Rp13218/US$.  Demikian  untuk  kurs Jisdor yang ditetapkan Bank Indonesia  hari ini  melemah ke  13296  dari  posisi 13265 perdagangan hari Kamis  (23/06).

Dan untuk pergerakan kurs Rupiah di pasar spot hari ini  berpotensi melemah hingga akhir perdagangan  oleh ekspektasi penguatan  dollar, sehingga Analyst Vibiz Research Center memperkirakan rupiah bergerak di level support di 13459  resistance  13218.

Joel/VMN/VBN/Analyst-Vibiz Research Center
Editor : Jul Allens

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here