Kondisi Poundsterling Sesi Eropa 24 Juni Menderita Gara-gara Brexit

306

Apa yang ditakutkan pasar keuangan global terhadap hasil referendum Brexit terlihat pada perdagangan hari ini (24/6), dimana sejak sesi Asia hingga sesi Eropa nilai mata uang hampir semua negara duni anjlok terhadap dollar AS. Khususnya poundsterling yang anjlok hingga ke posisi terendah sejak tahun 1985 di sesi Asia. Ketakutan pelaku pasar sempat pudar 2 hari sebelum referendum Brexit diadakan.

Referendum yang berlangsung selama 4 jam di Inggris pada hari Kamis (23/6) akhirnya menghasilkan  suara untuk Brexit atau Inggris keluar dari Uni Eropa lebih unggul 52 persen versus 48 persen suara Bremain atau Inggris tidak keluar.  Lebih buruknya lagi dampak dari hasil referendum ini membuat PM Inggris mundur.

Lihat: Brexit Terjadi, Inggris Tinggalkan Uni Eropa; Cameron Akan Mundur Oktober

Ditengah perdagangan forex sesi Eropa  hari Jumat (24/6)  pergerakan kurs pound   bergerak turun  terhadap dollar AS,  setelah  dibuka lebih tinggi pada   1.4866 di   awal   perdagangan   (00.00 GMT),  kurs  pound naik 57 pips   atau 0,6%  dan nilai bergulir  berada pada 1.3701.

Untuk perdagangan selanjutnya hingga penutupan perdagangan sesi Amerika berakhir besok pagi, analyst Vibiz Research Center memperkirakan pair GBPUSD lanjut turunke kisaran 1.3189-1.3153. Namun jika tidak sampai kisaran tersebut maka pair dapat naik lagi ke kisaran 1.5037.

Joel/VBN/VMN/Analyst Vibiz Research Center
Editor : Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here