Bank Indonesia : Dampak Brexit Terbatas bagi Ekonomi Indonesia

500

Terkait dampak Brexit tersebut, Bank Indonesia meyakini ketahanan ekonomi Indonesia mampu menjaga perekonomian domestik dari dampak hasil referendum di Inggris, dampak tersebut relatif terbatas pada perekonomian domestik, baik di pasar keuangan maupun kegiatan perdagangan dan investasi.

Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Tirta Segara dalam keterangan resminya pada Minggu (26/06), seperti yang dirilis dalam website Kementerian Keuangan, menyatakan bahwa pangsa ekspor Indonesia ke Inggris hanya sekitar 1,0 persen dari total ekspor Indonesia.

Tapi lebih lanjut Tirta menyatakan dampak lanjutan dari terganggunya hubungan perdagangan UK-Eropa perlu dicermati, mengingat pangsa ekspor Indonesia ke Eropa (di luar Inggris) mencapai 11,4 persen pada tahun 2015.

Lebih lanjut Tirta menerangkan, dampak Brexit pada kinerja investasi di Indonesia juga diprediksi terbatas. Dalam lima tahun terakhir, pangsa penanaman modal asing langsung dari Inggris terhadap total penanaman modal asing di Indonesia tercatat di bawah 10 persen.

Menghadapi dampak Brexit ini, Bank Indonesia akan terus mencermati potensi risiko yang muncul dari brexit, juga akan terus berkoordinasi dengan pemerintah untuk memonitor perkembangan perekonomian global, serta tetap mendukung langkah-langkah pemerintah untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi berkelanjutan melalui penguatan stimulus pertumbuhan dan percepatan implementasi reformasi struktural.

Doni/ VMN/VBN/ Analyst-Vibiz Research Center
Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here