Harga Kopi Arabica Akhir Pekan dan Mingguan Sama-sama Anjlok 4 Persen

307

Harga kopi arabica berjangka di bursa komoditas ICE Futures New York pada penutupan perdagangan Sabtu dini hari (25/06) berakhir anjlok. Pelemahan harga kopi arabica tertekan penguatan mata uang dollar AS.

Indeks Dolar AS berakhir naik 1,89 persen pada 95.53 di akhir pekan setelah hasil referendum UK menghasilkan keputusan Brexit, yaitu Inggris keluar dari Uni Eropa.

Kenaikan nilai tukar dollar AS membuat harga komoditas yang diperdagangkan dalam mata uang tersebut menjadi relatif lebih mahal bagi para pembeli luar negeri sehingga permintaannya ikutan tergerus melemah.

Lihat : Harga Kopi Arabica ICE Naik Terdukung Penguatan Real Brazil

Harga kopi arabika berjangka untuk kontrak paling aktif bulan September 2016 ditutup turun pada posisi 1,3715 dollar, turun sebesar -5,75 sen atau setara dengan -4,02 persen.

Hasil anjlok akhir pekan semakin melemahkan harga kopi arabika sepanjang minggu ini, turun -3,99 persen.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan bahwa pergerakan harga kopi arabika berjangka di ICE Futures New York pada perdagangan selanjutnya berpotensi melemah dengan potensi penguatan dollar AS setelah keputusan Brexit. Harga kopi arabika berjangka di ICE Futures New York berpotensi untuk mengetes level Support di posisi 1,3400 dollar dan 1,3100 dollar. Sedangkan level Resistance yang akan dihadapi jika terjadi penurunan harga ada pada posisi 1,4000 dollar dan 1,4300 dollar.


Freddy/VMN/VBN/Analyst-Vibiz Research Center

Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here