Poundsterling Sesi Eropa 27 Juni Merosot Lebih 3 Persen

295

Keluarnya Inggris dari Uni Eropa masih menjadi sentimen negatif yang menekan kurs Poundsterling di sesi Eropa sore ini. Sterling masih bertahan di atas level terendah 31-tahun terhadap dolar AS.

Sterling turun 3,4 persen pada $ 1,3209, setelah mencapai level terendah sejak 1985. Ini pulih dari posisi rendah $ 1,3356 yang terjadi di sesi Asia pada hari Senin setelah Kanselir Inggris George Osborne berusaha untuk meyakinkan pasar bahwa perekonomian dalam kondisi yang baik.

Pound turun sebanyak 11 persen pada hari Jumat, hari terburuk dalam sejarah modern, karena Inggris meningalkan Uni Eropa.

Mengingat ketidakpastian, beberapa analis memperkirakan Bank of England untuk mempertimbangkan pelonggaran kuantitatif untuk melindungi ekonomi.

Banyak ekonom telah memangkas proyeksi pertumbuhan untuk Inggris. Goldman melihat Inggris memasuki resesi ringan dalam waktu satu tahun karena penurunan dalam perdagangan, investasi skala-belakang dan kondisi keuangan yang lebih ketat karena fluktuasi nilai tukar, dan kelemahan dalam aset berisiko.

Untuk perdagangan selanjutnya hingga penutupan perdagangan sesi Amerika berakhir besok pagi, analyst Vibiz Research Center memperkirakan pair GBPUSD melanjutkan pelemahan ke kisaran Support 1.3188-1.3157. Namun jika naik maka pair dapat naik lagi ke kisaran Resistance 1.3241-1.3272.

Joel/VBN/VMN/Analyst Vibiz Research Center
Editor : Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here