Harga Batubara Rotterdam Turun 2 Persen Tergerus Pelemahan Minyak Mentah

349

Pada akhir perdagangan Selasa dini hari (28/06), harga batubara Rotterdam berakhir turun tergerus anjloknya harga minyak mentah.

Harga minyak mentah turun sekitar 3 persen pada akhir perdagangan Senin di AS, tertekan penguatan dolar AS dan ketidakpastian pasar pasca Inggris keluar dari Uni Eropa.

Dolar AS naik hampir 1 persen, dekat tertinggi tiga bulan yang dicapai Jumat, membuat minyak dan komoditas lainnya dalam dolar AS kurang menarik bagi pemegang euro dan mata uang lainnya.

Harga minyak mentah berjangka AS berakhir di $ 46,33, turun $ 1,31 atau 2,75 persen. Sedangkan harga minyak mentah berjangka Brent diperdagangkan pada $ 47,53, turun $ 0,88 atau 1,82 persen.

Lihat : Harga Minyak Mentah Merosot 3 Persen Tergerus Penguatan Dolar AS

Dengan pelemahan harga minyak mentah tersebut, harga batubara Rotterdam berjangka untuk kontrak paling aktif yaitu kontrak bulan Juli 2016 merosot di posisi 53,00 dollar per ton. Harga komoditas tersebut mengalami penurunan sebesar -1,30 dollar atau setara dengan -2,39 persen dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya.

Lihat : Harga Batubara Rotterdam Akhir Pekan Merosot 3 Persen; Mingguan Masih Positif

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan bahwa pergerakan harga batubara berjangka Rotterdam pada perdagangan selanjutnya berpotensi turun dengan sentimen pelemahan minyak mentah akibat sentimen penguatan dollar AS pasca keputusan Brexit.

Harga batubara berjangka berpotensi mengetes level support pada posisi 52,50 dollar dan support kedua di level 52,00 dollar. Sedangkan level resistance yang akan diuji jika terjadi peningkatan harga ada pada posisi 53,50 dollar dan 54,00 dollar.


Freddy/VMN/VBN/Analyst-Vibiz Research Center

Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here