Ketidakpastian Pasca Brexit Masih Menekan Pasar Global

325

Bursa Saham AS ditutup sekitar 1,5 persen lebih rendah atau lebih pada akhir perdagangan hari Senin di AS, memperpanjang penurunan tertekan ketidakpastian pasca Brexit. Indeks Dow Jones dan S & P 500 berakhir di titik terendah sejak pertengahan Maret.. Indeks Dow Jones ditutup turun 1,50 persen, di 17,140.24, dengan penurunan tertinggi saham American Express. Indeks S & P 500 ditutup turun 1,81 persen, pada 2,000.54 dengan sektor bahan memimpin delapan sektor yang lebih rendah. Indeks Nasdaq ditutup turun 113,54 poin, atau 2,41 persen, pada 4,594.44.

Bursa Asia pagi ini dibuka turun terpengaruh pelemahan Wall Street dan kekuatiran pasca Brexit. Terpantau Indeks Nikkei turun 1,60% pada 15.063,66. Indeks ASX 200 turun 1,60 % pada 5.055,20. Indeks Kospi turun 0,54% pada 1.916,49.

Dari pasar komoditas, harga minyak mentah berjangka AS pada akhir perdagangan kemarin merosot 2,75 persen, pada 46,33 dollar per barel tertekan penguatan dolar AS dan ketidakpastian pasar pasca Inggris keluar dari Uni Eropa. Pada perdagangan selanjutnya diperkirakan harga minyak mentah berpotensi bergerak turun dengan potensi penguatan dollar AS setelah keputusan Brexit.

Sedangkan harga emas spot berakhir naik 0,77 persen pada 1,325.65 dollar per troy ons pada akhir perdagangan hari Senin di AS, mendekati lebih dari dua tahun tertinggi yang dicapai pada hari Jumat karena ketidakpastian atas Brexit mendorong investor untuk menjual saham dan mencari aset yang lebih aman. Pada perdagangan selanjutnya harga emas berpotensi naik dengan ketidakpastian pasca Brexit, sehingga meningkatkan permintaan safe haven seperti emas.

Dari pasar valas, Poundsterling Inggris jatuh ke level terendah 31-tahun terhadap dolar AS pada akhir perdagangan hari Senin di AS tertekan kekuatiran pasca Inggris keluar dari Uni Eropa, demikian juga mata uang euro tenggelam. EURUSD turun 0.70% pada 1.1022. GBPUSD anjlok 3.26 % pada 1.3221.  USDJPY turun 0.14 %, pada 101.95. Dollar AS diperkirakan akan melanjutkan penguatan dengan sentiment ketidakpastian pasca Brexit yang masih menekan pasar global.

Dari bursa Indonesia, Indeks Harga Saham Gabungan pada penutupan perdagangan awal pekan Senin (27/06) berakhir rebound, naik tipis 0,03 persen pada 4836.05. Penguatan IHSG terdorong penguatan Rupiah. Pelamahan bursa Wall Street dan bursa Asia pagi ini memberikan sentiment negative, namun diharapkan terjadi aksi beli saham lanjutan jika Rupiah kembali menguat.. IHSG diperkirakan akan bergerak dalam kisaran Support 4804-4772, dan kisaran Resistance 4869-4901.. Saham-saham yang menarik untuk dicermati hari ini: LPKR, BSDE, CTRA, ELSA

Data indikator ekonomi yang perlu dicermati hari ini adalah Consumer Confidence Juni Korsel, Pidato Gubernur PBOC, Pidato Presiden ECB, Consumer Confidence, Pertumbuhan Ekonomi Kuartal Pertama AS dan Perkembangan Brexit.

 

Editor : Jul Allens

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here