Meredanya Kekuatiran Brexit Menguatkan Bursa Global

196

Bursa Saham AS ditutup lebih dari 1,5 persen lebih tinggi pada akhir perdagangan hari Selasa di AS, terangkat oleh kenaikan harga minyak mentah. Kenaikan juga didukung dengan mulai meredanya kekuatiran Brexit. Indeks Dow Jones ditutup naik 1,57 persen, di 17,409.72, dengan kenaikan tertinggi saham Travelers. Indeks S & P 500 ditutup naik 1,78 persen, pada 2,036.09, dengan sektor energi memimpin semua sektor yang lebih tinggi. Indeks Nasdaq ditutup naik 2,12 persen, pada 4,691.87.

Bursa Asia pagi ini dibuka naik terdorong penguatan bursa Wall Street dan Eropa, serta meredanya kekuatiran Brexit. Terpantau Indeks Nikkei naik 1,10% pada 15.491,06. Indeks ASX 200 naik 0,90 % pada 5.149,00. Indeks Kospi naik 0,51% pada 1.946,10.

Dari pasar komoditas, harga minyak mentah berjangka AS pada akhir perdagangan kemarin di AS melonjak 3,3 persen, pada 47,85 dollar per barel terdorong bargain hunting investor yang dipicu oleh berbagai sentimen bullish, setelah penurunan dua hari yang dipicu oleh Brexit. Pada perdagangan selanjutnya diperkirakan harga minyak mentah berpotensi bergerak naik dengan hasil penarikan persediaan minyak mingguan AS oleh API, juga potensi pelemahan dollar AS dengan meredanya kekuatiran Brexit..

Sedangkan harga emas spot berakhir turun turun 0,92 persen pada 1,312.21 dollar per troy ons pada akhir perdagangan kemarin di AS, terganjal aksi profit taking investor setelah keuntungan dari rally dua hari terbesar dalam logam mulia sejak akhir 2008, yang dipicu oleh keputusan Inggris meninggalkan Uni Eropa pekan lalu. Pada perdagangan selanjutnya harga emas berpotensi lemah dengan meredanya kekuatiran Brexit dan pemulihan pasar saham.

Dari pasar valas, Dolar AS jatuh terhadap poundsterling dan euro pada akhir perdagangan mata uang hari Selasa di AS, terpicu profit taking setelah dua hari anjloknya sterling dan euro yang dipicu oleh keluarnya Inggris dari Uni Eropa. EURUSD naik 0.38% pada 1.1063. GBPUSD naik 0.90 % pada 1.3340.  USDJPY naik 0.78 %, pada 102.74. Dollar AS diperkirakan akan melanjutkan pelemahan dengan meredanya kekuatiran Brexit.

Dari bursa Indonesia, Indeks Harga Saham Gabungan pada penutupan perdagangan Selasa (28/06) berakhir naik 0,95 persen pada 4882.17. Penguatan IHSG terdorong penguatan Rupiah. Penguatan bursa global, potensi kenaikan Rupiah dengan disahkannya UU Tax Amnesty oleh DPR, serta meredanya kekuatiran Brexit dapat menjadi sentiment positif penguatan bursa. IHSG diperkirakan akan bergerak dalam kisaran Support 4851-4819, dan kisaran Resistance 4919-4951.. Saham-saham yang menarik untuk dicermati hari ini: ASII, WSKT, BMRI, BBNI.

Data indikator ekonomi yang perlu dicermati hari ini adalah Retail Sales Jepang, Consumer Confidence, Inflation Rate Jerman, Business Confidence, Consumer Confidence Zona Eropa, Personal Income, Personal Spending, Pending Home Sales AS, Perkembangan Brexit.

 

Editor : Jul Allens

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here