Rupiah 29 Juni Berakhir Positif, Untungkan Bursa Saham 1,7 Triliun

362

Mengakhiri perdagangan  pasar valas hari Rabu (29/6), kurs rupiah yang dibuka lebih kuat dari perdagangan sebelumnya berakhir menguat di zona hijau mengalahkan dollar AS. Pergerakan  rupiah yang positif sore ini terdorong disahkannya UU Tax Amensty oleh DPR RI yang memberikan harapan penguatan pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) akhirnya mengesahkan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Pengampunan Pajak atau “tax amnesty”  menjadi undang-undang. Pengesahan dilakukan dalam Sidang Paripurna DPR pada Selasa (28/06) di Jakarta.

Menurut Menteri Keuangan Bambang P.S. Brodjonegoro, seperti yang dilansir dalam website Kementerian Keuangan, pengesahan RUU tentang tax amnesty menjadi UU ini diyakini akan mengurangi maraknya aktivitas perpajakan dalam negeri yang belum/tidak dilaporkan. Pengesahan ini sekaligus menjadi momentum reformasi perpajakan yang komprehensif menuju sistem yang berkeadilan, berkepastian hukum, dan kepastian data yang valid, komprehensif, dan terintegrasi.

Menteri Keuangan juga mengatakan, dia berharap beberapa modal saat diparkir di luar negeri akan “sekarang memasuki sistem keuangan Indonesia dan mendorong pertumbuhan ekonomi.”

Lihat : DPR Sahkan UU Tax Amnesty, Harapan Mengangkat Pertumbuhan Ekonomi

Pergerakan positif rupiah sepanjang hari ini membuat investor asing terus menyetor modalnya ke bursa saham,  dan terbentuk  net buy sebesar Rp1,73 triliun. IHSG yang bergerak positif sejak awal perdagangan  berhasil juga ditutup kuat, IHSG bertahan di zona hijau dengan penguatan 2,01%.

Pergerakan kurs rupiah  di pasar spot sore ini berakhir positif dengan posisi penguatan 0,24% dari perdagangan sebelumnya dan berakhir pada Rp13157/US$ setelah  dibuka kuat pada level Rp13199/US$.

Demikian  untuk  kurs Jisdor yang ditetapkan Bank Indonesia  hari ini  menguat ke  13166  dari  posisi 13256 perdagangan hari Selasa (28/06).

Malam nanti akan dirilis data ekonomi AS yaitu Personal Income, Personal Spending dan Pending Home Sales bulan Mei yang diindikasikan menurun. Jika terealisir akan melemahkan dollar AS.

Dan untuk pergerakan kurs Rupiah perdagangan esok hari  diperkirakan  dibuka positif  oleh ekspektasi kelanjutan pelemahan dollar AS dan optimisme ekonomi Indonesia.

Joel/VMN/VBN/Analyst-Vibiz Research Center
Editor : Jul Allens

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here