Bursa Seoul 30 Juni Ditutup Naik; Bulanan Turun Hampir 1 Persen

443
indeks kospi

Pada penutupan perdagangan bursa saham Korea Selatan akhir bulan Kamis (30/06), indeks Kospi berakhir naik 13,99 poin, atau 0,72 persen, ke 1970.35. Penguatan indeks Kospi terdorong aksi bargain hunting yang didukung berbagai sentimen positif. Secara bulanan pada Juni ini, indeks Kospi turun -0,8 persen.

Lihat : Indeks Kospi 30 Juni Dibuka Naik Terbantu Penguatan Wall Street dan Won

Investor positif menanggapi langkah kebijakan yang dijanjikan oleh bank sentral dan pemerintah untuk memompa likuiditas ke pasar keuangan untuk meminimalkan volatilitas pasar pasca Brexit, kata para analis.

Pada hari Selasa, pemerintah Korea mengatakan akan menyusun rencana stimulus fiskal 20 triliun-won untuk meredam dampak dari gejolak Brexit dan mendukung pertumbuhan ekonomi negara itu. Pada hari yang sama, Departemen Keuangan memangkas prospek pertumbuhan menjadi 2,8 persen untuk tahun ini dari perkiraan sebelumnya 3,1 persen.

Dukungan lainnya datang dari produksi industri Korea Selatan yang meningkat.

Produksi industri di Korea Selatan tumbuh bulan lalu pada laju tercepat dalam lebih dari tiga tahun, jauh melampaui ekspektasi.

Produksi Industri tumbuh bulan Mei sebesar 4,3 persen tahun-ke-tahun, dari penurunan 2,6 persen yang direvisi (sebelumnya -2,8 persen) pada bulan April, dan jauh di atas rata-rata perkiraan ekonom dari peningkatan 0,3 persen.

Lihat : Produksi Industri Korea Selatan Mei Melonjak Tertinggi 3 Tahun

Sore ini terpantau mata uang Won menguat. Mata uang lokal ditutup pada 1,151.80 won terhadap dolar AS, naik 8,40 won dari penutupan sesi sebelumnya.

Di antara saham-saham top gainers yang menonjol, saham Samsung Electronics Co naik 2,08 persen, saham Korea Electric Power Corp naik 0,50 persen, saham SK Hynix Inc naik 1,89 persen.

Sebaliknya, produsen mobil top Hyundai Motor Co turun 2,52 persen, dan pembuat suku cadang mobil top Hyundai Mobis Co turun 2,51 persen.

Sedangkan untuk indeks kospi berjangka terpantau naik 1,35 poin atau 0,56% pada 244.25, naik dari posisi penutupan sebelumnya pada 242.90.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya indeks Kospi berpotensi menguat dengan meredanya kekuatiran Brexit. Namun akan mencermati pergerakan bursa Wall Street dan harga minyak mentah, yang jika menguat akan mendorong penguatan bursa Seoul. Indeks Kospi diperkirakan akan bergerak dalam kisaran Support 241.15-236.14 dan kisaran Resistance 247.30-250.45.


Doni/ VMN/VBN/ Analyst-Vibiz Research Center

Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here