Harapan Pemulihan Pasca Brexit Kuatkan Bursa Global

389

Bursa Saham AS ditutup lebih tinggi pada akhir perdagangan Kamis di AS, di hari ketiga berturut-turut setelah pemulihan pasca Brexit. Indeks Dow Jones ditutup naik 1,33 persen, di 17,929.99, dengan kenaikan tertinggi saham General Electric. Indeks S & P 500 ditutup naik 1,36 persen, pada 2,098.86, dengan sektor konsumen memimpin semua sektor yang lebih tinggi. Indeks Nasdaq ditutup naik 1,33 persen, pada 4,842.67.

Bursa Asia pagi ini dibuka naik terdorong penguatan bursa Wall Street. Terpantau Indeks Nikkei naik 0,69% pada 15.684,02. Indeks ASX 200 naik 0,85 % pada 5.278,10. Indeks Kospi naik 0,67% pada 1.983,57.

Dari pasar komoditas, harga minyak mentah berjangka AS pada akhir perdagangan kemarin di AS turun 3,1 persen, pada 48,33 dollar per barel tertekan dengan pulihnya kembali produksi Nigeria dan Kanada dan karena para pedagang membukukan keuntungan menjelang libur panjang akhir pekan di Amerika Serikat. Hasil ini membuat minyak mentah AS turun sekitar 1 persen selama bulan Juni, sebagian besar terjadi akibat keputusan Brexit yang membuat harga minyak anjlok. Pada perdagangan selanjutnya diperkirakan harga minyak mentah berpotensi bergerak turun dengan sentimen pemulihan pasokan minyak mentah dan potensi penguatan dolar AS.

Sedangkan harga emas spot berakhir naik 0,21 persen pada 1,321.52 dollar per troy ons mengabaikan sentimen bearish penguatan pasar saham dan dollar AS. Kekuatiran pasca Brexit yang masih ada, membuat permintaan safe haven masih berlanjut. Emas naik 8,6 persen bulan Juni ini, dan berada di jalur untuk keuntungan dua kuartal berturut-turut. Pada perdagangan selanjutnya harga emas berpotensi turun dengan potensi penguatan bursa global dan penguatan dolar AS.

Dari pasar valas, Dolar AS naik tipis terhadap sterling dan euro pada akhir perdagangan mata uang hari Kamis setelah dua hari berturut-turut menurun karena investor menjadi lebih berhati-hati menjelang pengumuman politik di Inggris pasca keputusan Brexit.. EURUSD turun 0.16% pada 1.1105. GBPUSD turun 0.89 % pada 1.3307.  USDJPY naik 0.36 %, pada 103.17. Diperkirakan dollar AS akan bertahan menguat hingga keyakinan kepastian politik dan ekonomi di Inggris muncul di pasar dengan tindakan dari pemerintah Inggris dan Uni Eropa.

Dari bursa Indonesia, Indeks Harga Saham Gabungan pada penutupan perdagangan Kamis (29/06) menembus level 5000, berakhir naik 0,73 persen pada 5016.65. Penguatan IHSG terdorong aksi beli saham investor dengan menguatnya optimisme ekonomi Indonesia. IHSG selanjutnya berpotensi menguat terbatas dengan pengguatan bursa global dan optimisme ekonomi Indonesia setelah disahkannya UU Tax Amnesty. Namun perlu diwaspadai aksi profit taking memanfaatkan kenaikan IHSG empat hari ini. IHSG diperkirakan akan bergerak dalam kisaran Support 4984-4951, dan kisaran Resistance 5048-5081. Saham-saham yang menarik untuk dicermati hari ini: KLBF, LPKR, ASII, BBRI.

Data indikator ekonomi yang perlu dicermati hari ini adalah

-Current Account, Inflation Rate, Data Perdagangan Korsel

-Household Spending, inflation Rate, Unemployment Rate, Manufacturing, Consumer Confidence Jepang

-Manufacturing dan Jasa Tiongkok

-Inflation Rate, Manufacturing Indonesia

-Manufacturing Jerman, Inggris, Zona Eropa

-Unemployment Rate Zona Eropa

-Manufacturing PMI AS

 

Editor : Jul Allens

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here