Dollar AS Sesi Asia 4 Juli Masih Belum Laku

293

Diawal perdagangan forex sesi Asia hari Senin(4/07) dollar AS masih berada dalam tekanan lemahnya fundamental mata uang tersebut. Lemahnya dollar AS masuki hari kelima bergerak bearish setelah naik tinggi pasca Brexit pekan lalu. Pasar global masih mengkhawatirkan kondisi ekonomi global sehingga membuat bank sentral global pertimbangkan pelonggaran kebnijakan.

Terpantau dollar AS hanya menguat terhadap yen Jepang oleh pertimbangan pasar akan rencana Jepang akan mendevaluasi mata uangnya pasca penguatan tertinggi sejak Oktober 2013 pekan lalu. Terhadap kurs komoditas, dollar AS melemah meskipun harga minyak mentah sedang menurun oleh profit taking pasar.

Lihat: Harga Minyak Mentah Sepekan Naik; Kuartal Kedua Melonjak 28 Persen

Indeks dolar yang mengukur kekuatan dollar AS terhadap enam mata uang utama perdagangan sesi Asia pagi ini  turun  0,03 persen setelah dibuka pada posisi 95,74  dan bergulir pada posisi 95,76. Perdagangan sebelumnya indeks dollar AS anjlok hingga  0,2 persen.

Joel/VMN/VBN/Senior Analyst-Vibiz Research Center
Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here