Harga Batubara Rotterdam Turun Tergerus Pelemahan Minyak Mentah

296

Pada akhir perdagangan Rabu dini hari (06/07), harga batubara Rotterdam berakhir turun tergerus anjloknya harga minyak mentah.

Harga minyak mentah jatuh pada akhir perdagangan hari Selasa di AS karena kekhawatiran investor terkait berbagai sentimen  bearish seperti keluarnya Inggris dari Uni Eropa akan memperlambat ekonomi global dan kelebihan pasokan.

Harga minyak mentah berjangka AS berakhir turun 4,88 persen lebih rendah, atau $ 2,39, pada $ 46,60 per barel.

Sedangkan harga minyak mentah berjangka Brent turun $ 2.10, atau 4,2 persen, pada $ 48 per barel. Patokan global masih naik lebih dari 70 persen dari 12-tahun rendah dekat $ 28 dicapai pada bulan Januari.

Lihat : Harga Minyak Mentah Anjlok 5 Persen Tertekan Sentimen Bearish

Dengan pelemahan harga minyak mentah tersebut, harga batubara Rotterdam berjangka untuk kontrak paling aktif yaitu kontrak bulan Agustus 2016 merosot di posisi 57,70 dollar per ton. Harga komoditas tersebut mengalami penurunan sebesar -0,40 dollar atau setara dengan -0,69 persen dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya.

Lihat : Harga Batubara Naik 1 Persen Terdukung Kenaikan Minyak Mentah

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan bahwa pergerakan harga batubara berjangka Rotterdam pada perdagangan selanjutnya berpotensi turun dengan sentimen pelemahan minyak mentah akibat sentimen penguatan dollar AS dan kekuatiran ekonomi global.

Harga batubara berjangka berpotensi mengetes level support pada posisi 57,20 dollar dan support kedua di level 56,70 dollar. Sedangkan level resistance yang akan diuji jika terjadi peningkatan harga ada pada posisi 58,20 dollar dan 58,70 dollar.


Freddy/VMN/VBN/Analyst-Vibiz Research Center

Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here