Keuntungan Obligasi Pemerintah Jepang Minus Pertama Kalinya

265

Yield obligasi atau imbal hasil  yang merupakan keuntungan investor dari investasi obligasi pemerintah Jepang (Japan Government Bonds) terjun ke bawah nol untuk pertama kalinya merespon sikap pasar keuangan global yang sedang memburu aset safe haven. Jenis obligasi pemerintah Jepang yang yieldnya anjlok parah tersebut adalah obligasi berjangka 20 tahun, selain itu ada juga obligasi 30 tahun dan 10 tahun yang terjun bebas.

Untuk obligasi JGB 20 tahun turun serendah minus 0,005% pada akhir perdagangan  hari Rabu siang tadi, demikian juga dengan obligasi JGB 10 tahun  turun mencapai rekor rendah minus 0,275%. Sedangkan untuk obligasi JGB 30 tahun turun ke posisi yang nyaris minus yaitu  serendah 0,015%. Anjloknya yield obligasi tersebut terjadi seiring meningkatnya permintaan terhadap yen Jepang  hingga nyaris mencapai posisi tertinggi 2,5 tahun sejak November 2013.

Yen Jepang yang merupakan salah satu aset safe haven disaat kondisi pasar sedang tidak kondusif banyak diserbu pasar keuangan global merespon kekhawatiran pasar akan kondisi ekonomi Inggris sebagai negara ekonomi besar kawasan Eropa. Setelah hasil referendum Inggris yang memenangkan Brexit membuat kondisi ekonomi dan moneter negeri tersebut menjadi panik sampai-sampai perusahaan aset management yang besar di Inggris menahan investor menarik dananya dari investasi real estate.

Kondisi tersebut yang membuat pelaku pasar keuangan global memburu aset safe haven seperti dollar AS, yen Jepang dan juga emas, tetapi permintaan terhadap yen lebih besar dari dollar AS dan juga emas. Sebelumnya yield obligasi Jepang 10 tahun telah duluan terjun ke posisi minus pada bulan Februari merespon kekhawatiran global akan kondisi di Tiongkok.

Sebagai informasi, untuk obligasi JGB 20 tahun pemerintah  Jepang melelui Departemen Keuangannya mengeluarkan dana  ¥ 14,4 triliun  ($ 143 miliar) pada tahun yang berakhir Maret 2016.

H Bara/ VMN/VBN/ Analyst-Vibiz Research Center
Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here