Harga Kopi Arabica ICE Turun 1,5 Persen Terpicu Lemahnya Permintaan

338

Harga kopi arabica berjangka di bursa komoditas ICE Futures New York pada penutupan perdagangan Kamis dini hari (07/07) berakhir negatif. Pelemahan harga kopi arabica terpicu lemahnya permintaan.

Pelemahan permintaan terlihat dari meningkatnya persediaan kopi arabica. Industri di Brazil memperkirakan bahwa tanaman kopi arabika  akan menjadi 55 juta kantong atau lebih tinggi sementara perkiraan pemerintah di bawah 50 juta kantong.

Lihat : Harga Kopi Arabica Retreat Terganjal Penguatan Dollar AS

Harga kopi arabika berjangka untuk kontrak paling aktif bulan September 2016 ditutup turun pada posisi 1,4330 dollar, turun sebesar -2,25 sen atau setara dengan -1,55 persen.

Malam nanti akan dirilis data ADP Employment Change yang diindikasikan menurun dan data initial jobless claim yang diindikasikan meningkat. Jika hasil ini terealisir akan berpotensi melemahkan dollar AS.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan bahwa pergerakan harga kopi arabika berjangka di ICE Futures New York pada perdagangan selanjutnya berpotensi menguat dengan potensi pelemahan dollar AS. Harga kopi arabika berjangka di ICE Futures New York berpotensi untuk mengetes level Resistance di posisi 1,4600 dollar dan 1,4900 dollar. Sedangkan level Support yang akan dihadapi jika terjadi penurunan harga ada pada posisi 1,4000 dollar dan 1,3700 dollar.


Freddy/VMN/VBN/Analyst-Vibiz Research Center

Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here