Harga Batubara Rotterdam ICE Naik 2 Persen Terangkat Aksi Bargain Hunting

299

Pada akhir perdagangan Jumat dini hari (01/07), harga batubara Rotterdam berakhir naik mengabaikan pelemahan minyak mentah dan penguatan dollar AS. Kenaikan harga batubara Rotterdam dipicu penurunan produksi batubara Tiongkok.

Aksi bargain hunting dilakukan setelah dua hari berturut terjadi pelemahan harga batubara.

Aksi bargain hunting juga didorong berbagai sentimen bullish dengan adanya pengurangan produksi batubara di Korea Selatan, Tiongkok, juga Inggris Raya

Pemerintah Tiongkok terus melakukan pengurangan kapasitas produksi batubara. Tiongkok bertujuan untuk memotong 500 juta ton kapasitas produksi batubara dalam tiga sampai lima tahun ke depan, di tengah memudarnya permintaan domestik dan penurunan panjang harga.

Harga batubara Rotterdam berjangka untuk kontrak paling aktif yaitu kontrak bulan Agustus 2016 berakhir naik di posisi 58,50 dollar per ton. Harga komoditas tersebut mengalami kenaikan sebesar 1,10 dollar atau setara dengan 1,92 persen dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya.

Lihat : Harga Batubara Rotterdam Tertekan Kekuatiran Brexit

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan bahwa pergerakan harga batubara berjangka Rotterdam pada perdagangan selanjutnya berpotensi turun dengan potensi penguatan dollar AS dan pelemahan permintaan.

Harga batubara berjangka berpotensi mengetes level Support pada posisi 58,00 dollar dan Support kedua di level 57,50 dollar. Sedangkan level Resistance yang akan diuji jika terjadi kenaikan harga ada pada posisi 59,00 dollar dan 59,50 dollar.

Freddy/VMN/VBN/Analyst-Vibiz Research Center
Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here