Pasar Amerika Tunjukkan Keperkasaannya, Dow Naik 250,86 Poin

288

Wall Street ditutup naik, The S & P 500 naik 1,53 persen menjadi 2,129.90 pada 16:00 di New York, sementara Dow Jones Industrial Average naik 1,4 persen atau 250,86 poin menuju 18,146.74 dan Nasdaq naik 79,95 poin atau 1,64% ke level 4,956.76.

Pada perdagangan Jumat, semua sektor industry yang tergabung dalam indeks S & P 500 naik, dimana sektor keuangan, baku-bahan, industri dan konsumen perusahaan diskresioner menguat lebih dari 1,7 persen.

Stoxx Europe 600 naik 1,6 persen, mengurangi kerugian satu mingguan menjadi 1,5 persen. Indeks ini masih 5,5 persen di bawah tingkat sebelum suara Brexit. Indeks acuan Italia pada Jumat melonjak terbesar sejak April.

Indeks MSCI Emerging Market naik 0,5 persen, pengupas penurunan mingguan untuk 1 persen. Brasil Ibovespa melonjak 2,2 persen karena pemerintah mengumumkan rencana untuk defisit anggaran yang semaking menyempit selama tahun 2017.

Mata Uang

The Bloomberg Dollar Spot Index turun 0,3 persen, setelah sempat naik sebanyak itu. Greenback menguat terhadap euro sebesar 0,1 persen menjadi $ 1,1055 per euro.

Mata uang Brasil naik 2,3 persen setelah tim ekonomi Presiden Michel Temer mengatakan akan memotong defisit anggaran tahun depan dalam upaya untuk menopang keuangan negara.

Pound naik 0,3 persen menjadi $ 1,2952, pengupas kerugian dalam minggu ketiga. Penurunan terhadap dolar sejak referendum U.K. pada 23 Juni, sterling turun 2,4 persen minggu ini dan 12 persen dalam tahun ini, penurunan terbesar di antara 16 mata uang.

Yuan China menuju penurunan mingguan kelima dalam jangka terpanjang kerugian tahun ini di tengah spekulasi bank sentral akan melakukan depresiasi lebih lanjut untuk menghidupkan kembali perekonomian.

Komoditas

West Texas Intermediate ditambahkan 0,6 persen menjadi $ 46,76 per barel setelah 4,8 persen terjun sesi lalu. Minyak menuju penurunan mingguan terbesar dalam lima bulan karena investor menimbang penurunan terbesar dalam output AS sejak 2013 terhadap penurunan persediaan minyak mentah lebih kecil dari yang diperkirakan.

Emas untuk pengiriman segera naik 0,4 persen menjadi $ 1,365.53, sementara perak melonjak 2,6 persen. Tembaga naik 0,5 persen, pengupas penurunan mingguan terbesar dalam dua bulan di tengah kekhawatiran tentang berkurangnya permintaan dan lonjakan persediaan di seluruh dunia.

Jagung naik 3,9 persen menjadi $ 3,55 per bushel. Brasil memangkas estimasi untuk output domestik setelah kekeringan dan cuaca dingin yang merusak tanaman.

Selasti/ VMN/VBN/ Senior Analyst-Vibiz Research Center
Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here