Dollar AS Kuasai Pasar Asia, Otimisme Risk Aversion Berlanjut

326

Memulai perdagangan forex sesi Asia pekan ini (11/7) dollar AS masih cukup pede untuk memimpin pergerakan pagi ini meskipun dengan volume  terbatas menghabiskan kekuatan yang diterima oleh data NFP AS yang meningkat secara tak terduga akhir pekan lalu. Meskipun tidak ada sinyal kuat dari data tersebut mendorong kenaikan Fed rate, pasar masih melirik dollar AS menimbang lemahnya fundamental rival-rival utamanya.

Seperti yang sudah dilaporkan akhir pekan lalu, bahwa data NFP AS bulan Juni meningkat dari pelemahan data yang buruk bulan sebelumnya namun data pengangguran AS bulan tersebut meningkat. Kondisi data tersebut belum membuat pasar optimis kenaikan Fed rate dilanjutkan mengingat kondisi ekonomi global pasca Brexit.

Terhadap yen, dollar menguat oleh buruknya data ekonomi Jepang yang dirilis akhir pekan lalu dan dilanjutkan data ekonomi awal pekan ini. Hari Jumat dirilis data current account Jepang bulan Juni menurun dari bulan sebelumnya kondisi surplusnya serta pandangan masyarakat Jepang terhadap ekonomi negara yang menurun.  Pagi ini dirilis pesanan mesin pabrik negeri tersebut menurun dari periode sebelumnya.

Poundsterling dan euro melemah melanjutkan sentimen akhir pekan lalu yang menerima sentimen negatif dari buruknya data ekonomi mereka. Hari Jumat dirilis data ekspor Jerman yang mengecewakan serta data produksi industri Perancis yang menurun. Sedangkan data ekonomi yang melemah pound yaitu data kepercayaan konsumen survey GfK juga drop dsri periode sebelumnya.

Demikian terhadap kurs komoditas seperti aussie, dollar Canada dan kiwi dollar, menguat oleh jebloknya harga minyak mentah akhir pekan dan awal pekan ini oleh data NFP AS dan juga prospek terjadinya kelebihan pasokan minyak global.

Lihat: Harga Minyak Mentah Mingguan Anjlok 8 Persen

Indeks dolar yang mengukur kekuatan dollar AS terhadap enam mata uang utama perdagangan sesi Asia pagi  ini naik 0,1 persen setelah dibuka pada posisi 96,35  dan bergulir pada posisi 96,41. Perdagangan sebelumnya indeks dollar AS hari Jumat menguat hingga  0,4 persen.

Joel/VMN/VBN/Senior Analyst-Vibiz Research Center
Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here