Saham ANTM Laku Keras, Termahal Sejak November 2013

380

Di bulan Juni lalu, PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) kembali mengeluarkan biaya yang cukup besar dalam melakukan kegiatan eksplorasinya dibandingkan bulan sebelumnya bahkan tahun 2015 periode yang sama. Eksplorasi yang berfokus pada komoditas emas dan nikel mengeluarkan biaya sebesar   sebesar Rp2,5 miliar, biaya ini lebih tinggi   dari biaya bulan sebelumnya yang hanya Rp1,5 miliar. Demikian juga jika dibandingkan dengan tahun 2015 periode yang sama, biaya eksplorasi bulan lalu lebih tinggi  dari tahun lalu yang hanya Rp2,2 miliar.

Adapun kegiatan eksplorasi emas Antam dilaksanakan di  Pongkor, Jawa Barat dan nikel di Pomalaa, Sulawesi Tenggara. Sedangkan eksplorasi nikel dilakukan pada wilayah Pomalaa seperti pemetaan geologi, percontoan permukaan, percontoan core, logging core, percontoan petrografi, pemboran single dan pengukuran grid.

Untuk pergerakan harga sahamnya pada lantai bursa perdagangan saham Rabu (13/7) saham ANTM dibuka pada level 765 dan naik ke 795 setelah pada penutupan perdagangan sebelumnya berada pada level 760. Hari ini  saham banyak diburu oleh investor asing hingga net buy 16 miliar lebih dengan volume saham yang diperdagangkan mencapai 2,7 juta lot saham. Nilai saham naik ke posisi termahal sejak perdagangan November 2013.

Analyst Vibiz Research Center melihat sisi indikator teknikal, harga saham ANTM  perdagangan sebelumnya bullish dengan indikator MA  masih  bergerak naik, selain itu indikator Stochastic berusaha mendekati  area jenuh belinya.

Sementara indikator Average Directional Index terpantau bergerak datar dengan posisi +DI bergerak datar  yang menunjukan pergerakan ANTM dalam rawan koreksi. Dengan kondisi teknikalnya dan didukung fundamentalnya, rekomendasi trading hari ini  pada target level support di level 765 dan level resistance di 805.

Lens Hu/VMN/VB/ Senior Analyst-Vibiz Research Center
Editor: Jul Allens

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here