IHSG 14 Juli Dibuka Turun Terganjal Profit Taking Investor Asing

293

Indeks Harga Saham Gabungan pada awal perdagangan Kamis (14/07) dibuka turun -7,11 poin atau -0,14 persen pada 5126,82. Pelemahan IHSG tertekan aksi profit taking investor asing.

Aksi profit taking investor asing dipicu kurang menggembirakannya pergerakan bursa global dan melemahnya harga minyak mentah.

Bursa Saham AS berakhir mixed pada akhir perdagangan hari Rabu di AS terbantu kenaikan indeks Dow Jones tertinggi sepanjang sejarah mengimbangi sentimen negatif pelemahan minyak mentah AS. Indeks Dow Jones Industrial Average diperdagangkan naik 29 poin, atau 0,14 persen, pada 18.373,. Indeks S & P 500 datar, naik tipis 0,29 poin atau 0,01 persen, pada 2.152,43. Indeks Nasdaq turun 8 poin, atau 0,17 persen, ke 5.014.

Lihat : Bursa Wall Street Mixed; Dow Jones Tertinggi Sepanjang Sejarah

Bursa Saham Eropa ditutup sebagian besar lebih rendah pada akhir perdagangan Rabu, terpengaruh pergerakan mixed bursa AS, meskipun harapan pelonggaran moneter lebih lanjut di seluruh dunia.

Lihat : Akhir Bursa Eropa Didominasi Pelemahan Terpengaruh Wall Street

Sementara itu bursa Asia pagi ini juga dibuka mixed. Indeks Kospi, Shanghai dan Hang Seng masih berada di zona merah.

Harga minyak mentah AS merosot lebih dari 4 persen pada akhir perdagangan hari Rabu di AS, setelah pemerintah AS melaporkan hasil penarikan persediaan minyak mentah yang lebih kecil dari perkiraan untuk minggu lalu.

Persediaan minyak mentah turun 2,5 juta barel dalam pekan sampai 8 Juli, kurang dari ekspektasi analis untuk penurunan dari 3 juta barel, demikian lengan statistik dari Departemen Energi AS mengatakan.

Harga minyak mentah berjangka AS berakhir turun $ 2,05, atau 4,4 persen, ke $ 44,75 per barel.

Lihat : Harga Minyak Mentah AS Merosot Lebih 4 Persen Setelah Laporan EIA

IHSG pada awal perdagangan pagi ini tertekan oleh 6 sektor yang berada di zona negatif dengan pelemahan tertinggi sektor Infrastruktur yang merosot -1,38%. Pada pagi ini tercatat 106 saham menguat, sedangkan 54 saham melemah. Sampai saat ini terjadi transaksi perdagangan sebanyak lebih 424 juta saham dengan nilai mencapai lebih 360 miliar, dengan frekuensi perdagangan sebanyak lebih 22.900 kali.

Pagi ini terjadi aksi profit taking investor asing. Terpantau pagi ini dana asing yang keluar pasar modal mencapai Rp. 4,49 miliar.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan IHSG berpotensi melemah terbatas dengan lanjutan aksi profit taking investor asing. Namun diharapkan datang optimisme ekonomi Indonesia untuk menguatkan bursa. IHSG diperkirakan akan bergerak dalam kisaran Support 5096-5066, dan kisaran Resistance 5156-5187.


Freddy/VBN/VMN/Analyst Vibiz Research Center

Editor : Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here