Rupiah Lebih Hebat Dari Dollar AS Selama 3 Pekan Berturut

257

Mengakhiri perdagangan  pasar valas  akhir pekan (15/7), kekuatan kurs rupiah yang terpangkas sejak awal perdagangan terus berlangsung meskipun menerima sentimen positif dari data ekspor  dalam negeri yang meningkat. Lemahnya rupiah sepanjang hari paling banyak disebabkan profit taking, karena dollar AS sedang melemah terhadap banyak rival utamanya. Secara mingguan rupiah masih unggul terhadap dollar bahkan masuki pekan ketiga berturut.

Koreksi rupiah sepanjang hari  tidak mengurangi aksi beli saham lokal oleh  investor  asing di bursa Indonesia, justru sebaliknya sehingga   net buy  harian sebesar Rp1,2 triliun   lebih. Aksi asing ini   membuat  IHSG rebound dan berhasil naik  0,5 persen  ke posisi 5110.

Pergerakan kurs rupiah di pasar spot sore  ini bergerak negatif dengan posisi penurunan  0,18% dari perdagangan sebelumnya dan kini bergerak pada kisaran Rp13096/US$ setelah  dibuka kuat pada level Rp13066/US$.  Demikian juga dari sisi kurs jisdor dan kurs BI rupiah Rabu  diperkuat dari perdagangan sebelumnya.

Kurs jisdor yang ditetapkan Bank Indonesia hari ini  menguat ke  13086  dari  posisi 13088 perdagangan hari Kamis (14/07), sedangkan kurs transaksi antar bank menguat  ke posisi 13151setelah perdagangan sebelumnya 13153.

Dan untuk pergerakan kurs Rupiah perdagangan awal pekan  diperkirakan  dibuka positif   meskipun dollar AS   bangkit dari tekanan  rival-rivalnya hingga akhir perdagangan.

Joel/VMN/VBN/Analyst-Vibiz Research Center
Editor : Jul Allens

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here