Emas Minggu Lalu dan Minggu Ini

279

Selama lima minggu berturut-turut, partisipan Main Street dan Wall Street di Kitco weekly gold survey, dengan akurat memperkirakan bahwa emas akan mengalami kenaikan mingguan. Minggu lalu, mereka memprediksi emas akan mengalami kenaikan untuk minggu keenam dimana 64% investor ritel dan 58% professional pasar Wall Street mengatakan demikian.

Tetapi kali ini, emas bergerak lain. Harga emas Comex bulan Agustus di tutup pada sesi hari Jumat minggu lalu di $1,327.40 per ons, turun 3%. Sementara perak berjangka bulan September ditutup di $20.165 per ons, turun hanya 1.15% sepanjang minggu lalu.

Aksi jual emas terjadi pada saat pasar saham mengalami rekor ketinggian berturut-turut setiap hari, hal yang harus terus diperhatikan oleh investor emas dalam jangka pendek. Ketidakpastian global yang telah mencengkeram pasar keuangan sejak referendum Brexit telah lenyap, mengakibatkan investor kembali berani menghadapi resiko dengan melompat balik ke pasar saham.

Minggu ini pandangan dari Wall Street dan Main Street bertentangan.

18 analis dan trader mengambil bagian dalam survei dan tidak ada angka yang mayoritas. 7 suara atau 39% mengatakan harga emas masih akan turun sedikit dalam minggu ini. 6 atau 33 responden mengatakan harga emas akan bergerak “sideways”, sementara 5 atau 28% mengatakan emas kemungkinan masih akan bisa naik.

Walaupun para analis memperingati bahwa emas bisa melanjutkan koreksi di dalam jangka pendek sebagai akibat dari kenaikan harga saham yang lebih tinggi, mereka tidak berpikir tren kenaikan harga emas akan segera berakhir.

George Milling-Stanley, kepala strategi emas di State Street Global Advisors mengatakan,”Saya tidak berpikir orang bisa menebak seberapa tinggi harga saham akan naik dan harga saham yang naik lebih tinggi akan menyebabkan naiknya volatilitas dan ini baik bagi emas. Saya tahu ada investor yang membeli emas untuk antisipasi melindungi diri dari volatilitas yang lebih tinggi.”

Jessica Fung, strategi komoditi di BMO Capital Markets berkata bahwa emas masih memiliki ruangan untuk naik dengan rally saham karena usaha-usaha stimulus global telah gagal menaikkan aktifitas ekonomi.

Sementara, di Main Street, dari 1064 partisipan yang ikut ambil bagian dalam survei online, 738 responden atau 69% mengatakan mereka “bullish” terhadap harga emas minggu ini, 217 atau 20% mengatakan “bearish” dan 109 atau 10% netral.

Ferli/VMN/VBN /Senior Analyst Vibiz Research  Center

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here