Fundamental Harian Pound 19 Juli Kurang Mantap

224

Mengamati pergerakan kurs poundsterling pada perdagangan forex sesi Asia  hari Selasa (19/7) bergerak lemah melawan dollar AS oleh profit taking setelah berhasil unjuk kekuatan pada perdagangan awal pekan.  Poundsterling menerima tenaga kuat dari pernyataan seorang pejabat senior BOE Martin Weale hari Senin menyikapi kondisi Inggris pasca Brexit. Pernyataan ini memberikan keyakinan pasar untuk mengkoleksi aset berdenominasi pound.

Lihat:Pidato Pejabat BOE Kuatkan Euro dan Pound

Untuk perdagangan hari ini, pergerakan poundsterling dibayangi beberapa data yang mixed yaitu data inflasi baik untuk tingkat konsumen, produsen dan juga barang-barang retail. Dari data ini hanya tingkat konsumen yang diperkirakan menunjukkan peningkatan, harga minyak mentah pemicunya.

Ditengah perdagangan forex sesi Asia  hari Selasa (19/7)  pergerakan kurs pound  rebound mantap terhadap dollar AS,  setelah  dibuka lebih tinggi pada   1.3257 di   awal   perdagangan   (00.00 GMT),  kurs  pound turun 36  pips  atau 0,4%  dan nilai bergulir  berada pada 1.3221.

Untuk perdagangan selanjutnya hingga penutupan perdagangan sesi Amerika berakhir besok pagi, analyst Vibiz Research Center memperkirakan pair GBPUSD dapat turun ke kisaran 1.3168-1.3114. Namun jika tidak mencapai kisaran tersebut, pair akan naik kembali ke kisaran 1.3315.

Joel/VBN/VMN/Analyst Vibiz Research Center
Editor : Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here