Akhir Bursa Seoul 20 Juli Turun Tipis Terganjal Pelemahan Won

311

Pada penutupan perdagangan bursa saham Korea Selatan Rabu (20/07), indeks Kospi berakhir turun tipis -1,43 poin, atau -0,07 persen, pada 2015.46. Pelemahan indeks Kospi tertekan pelemahan mata uang Won.

Lihat : Indeks Kospi 20 Juli Dibuka Turun Tertekan Pelemahan Won

Mata uang Won melemah terhadap dollar AS. Mata uang lokal ditutup turun 0,46 persen pada 1,140.87.

Pelemahan bursa Korea Selatan juga tertekan pemangkasan pertumbuhan ekonomi global oleh IMF.

The International Monetary Fund (IMF) atau Dana Moneter Internasional pada Selasa (19/07) merevisi turun proyeksi pertumbuhan global tahun 2016 dan 2017, karena ketidakpastian seputar keluarnya Inggris dari Uni Eropa  atau Brexit.

IMF memperkirakan ekonomi global tumbuh 3,1 persen pada 2016 dan 3,4 persen pada tahun 2017, keduanya lebih rendah  0,1 persen dari perkiraan pada bulan April, menurut laporan World Economic Outlook yang diperbarui yang dirilis pada Selasa.

Lihat : IMF Pangkas Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi Global Akibat Brexit

Pada akhir perdagangan, saham-saham perbankan, pembuat baja dan telekomunikasi menderita kerugian, sedangkan saham-saham sekuritas dan perusahaan tekstil maju.

Saham Samsung Electronics naik 0,46 persen, dan saham AmorePacific, pembuat kosmetik No 1, naik 0,48 persen.

Sedangkan saham SK Hynix, pembuat chip global, merosot 1,08 persen. Saham Naver, operator portal internet negara, turun 3,2 persen.

Saham POSCO, produsen baja tertinggi negara, menumpahkan 0,38.

Sektor otomotif diperdagangkan di medan negatif, dengan saham pemimpin industri Hyundai Motor turun 0,38 persen. Pekerja Hyundai Motor melakukan mogok parsial untuk hari kedua menuntut kenaikan gaji dan kondisi kerja yang lebih baik.

Sedangkan untuk indeks kospi berjangka terpantau turun -0,10 poin atau -0,04% pada 250.90, turun dari posisi penutupan sebelumnya pada 251.00.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya indeks Kospi berpotensi bergerak lemah dengan potensi pelemahan Won dan belum adaanya fundamental ekonomi yang kuat. Namun perlu dicermati pergerakan harga minyak mentah dan bursa Wall Street yang juga bisa mempengaruhi pergerakan bursa Seoul. Indeks Kospi diperkirakan akan bergerak dalam kisaran Support 247.64-244.89 dan kisaran Resistance 253.57-256.33.


Doni/ VMN/VBN/ Analyst-Vibiz Research Center

Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here