Aussie Dollar Sesi Asia 20 Juli Berpotensi Rebound

285

Pergerakan kurs aussie  dollar jelang penutupan sesi Asia  hari Rabu (20/7) lanjutkan pelemahan dihari keempat berturut meskipun harga minyak mentah siang ini bergerak kuat. Turunnya aussie melanjutkan sentimen perdagangan sebelumnya yaitu respon pasar atas risalah pertemuan RBA  2 pekan lalu. Selain itu ditambah oleh sentimen negatif akan data Australia Leading Index oleh survey Westpac pagi ini.

Dalam risalah tersebut  menunjukkan bahwa ada lebih banyak ruang untuk menurunkan suku bunga RBA, mengingat tingkat inflasi yang rendah. Namun jika inflasi dan indikator kunci lainnya menunjukkan perbaikan, akan ada sedikit tekanan pada bank untuk menurunkan suku dalam rangka untuk meningkatkan inflasi dan mendorong pertumbuhan ekonomi.

Pergerakan kurs aussie di sesi Asia (04:30:35 GMT) bergerak lemah terhadap dollar AS,  setelah  dibuka lebih rendah   pada   0.7508 di   awal   perdagangan   (00.00 GMT),  kurs  aussie  turun 9 pips  atau  0.1%  dan nilai bergulir  berada pada 0.7499. Namun penguatan harga minyak mentah siang ini memberikan dorongan untuk rebound.

Untuk perdagangan selanjutnya hingga   perdagangan sesi Amerika malam ini, analyst Vibiz Research Center memperkirakan pair AUDUSD dapat naik ke kisaran  0.7530-0.7553 jika koreksi terkini tidak mencapai kisaran  0.7462.

Joel/VMN/VBN/Analyst-Vibiz Research Center
Editor : Jul Allens

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here