Indeks Kospi 21 Juli Dibuka Flat Dengan Tarik Menarik Sentimen

312
Photo by Vibizmedia

Pada awal perdagangan bursa saham Korea Selatan Kamis (21/07) indeks Kospi dibuka flat, saat ini terpantau turun –0,71 poin atau -0,04 persen, pada 2014.75. Pergerakan indeks Kospi flat dengan adanya tarik menarik kekuatiran pelemahan ekonomi global diimbangi dengan kenaikan bursa Wall Street mencapai tertinggi tahun 2016 ini.

Lihat : Akhir Bursa Seoul 20 Juli Turun Tipis Terganjal Pelemahan Won

Bursa Saham AS ditutup lebih tinggi pada akhir perdagangan Kamis dinihari tadi, dengan Dow berakhir pada rekor tinggi untuk hari ketujuh berturut-turut terdorong hasil positif laba emiten dan kenaikan harga minyak mentah.

Indeks Dow Jones Industrial Average ditutup pada 18,595.03, naik 0,19 persen, dengan kenaikan tertinggi saham Microsoft dan saham Walt Disney Company yang tertinggal terbesar.

Indeks S & P 500 ditutup 9,24 poin lebih tinggi pada 2,173.02. Sektor Teknologi memimpin sektor di S & P, dan mencapai tertinggi baru 16 tahun kembali ke 2000. 

Indeks Nasdaq ditutup lebih dari 53,56 poin lebih tinggi, atau 1,06 persen, dibantu oleh kenaikan saham bioteknologi. Ini adalah indeks penutupan tertinggi tahun ini di 5,089.93.

Lihat : Bursa Wall Street Naik Tertinggi Tahun 2016; Dow Catat Rekor Tinggi 7 Hari Berturut

Namun sentimen positif tersebut masih dibayangi oleh kekuatiran pelemahan ekonomi global dengan dipangkasnya pertumbuhan ekonomi global oleh IMF.

The International Monetary Fund (IMF) atau Dana Moneter Internasional pada Selasa (19/07) merevisi turun proyeksi pertumbuhan global tahun 2016 dan 2017, karena ketidakpastian seputar keluarnya Inggris dari Uni Eropa  atau Brexit.

IMF memperkirakan ekonomi global tumbuh 3,1 persen pada 2016 dan 3,4 persen pada tahun 2017, keduanya lebih rendah  0,1 persen dari perkiraan pada bulan April, menurut laporan World Economic Outlook yang diperbarui yang dirilis pada Selasa.

Lihat : IMF Pangkas Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi Global Akibat Brexit

Pada awal perdagangan pagi ini saham-saham kapital besar mixed. Saham Samsung Electronics naik 0,13 persen, saham Korea Electric Power naik 0,17 persen, saham AmorePacific turun -0,6 persen, saham Hyundai Mobis naik 0,19 persen.

Sedangkan untuk indeks kospi berjangka terpantau naik 0,45 poin atau 0,18% pada 251.35, naik dari posisi penutupan sebelumnya pada 250.90.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya indeks Kospi akan bergerak sideways dengan tarik menarik sentimen, mengingat belum adanya fundamental ekonomi yang kuat. Indeks Kospi diperkirakan akan bergerak dalam kisaran Support 248.75-245.99 dan kisaran Resistance 254.12-257.15.


Doni/ VMN/VBN/ Analyst-Vibiz Research Center
Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here