Kabar Dari Australia, Pemangkasan Suku Bunga Ditengah Tekanan Data Inflasi Yang Rendah

204

Para investor yakin bahwa bank sentral Australia akan memangkas suku bunga pada awal bulan depan dikarenakan tingkat inflasi yang jauh di bawah target.

Diperkirakan Reserve Bank of Australia akan memangkas suku bunga 25 basis poin pada pertemuan di tanggal 2 Agustus mendatang setelah reses selama dua bulan. Seperti diketahui tingkat suku bunga Australia saat ini berada di 1,75 persen. Sentimen positif dari data mengenai harga konsumen untuk kuartal pertama tahun ini melambat ke 1,1 persen. Tingkat inflasi turun di bawah kisaran target RBA, berada dari kisaran 2 persen menjadi 3 persen untuk pertama kalinya dalam abad ini untuk tiga bulan yang berakhir 31 Maret.

Para pembuat kebijakan, yang bertemu seminggu setelah data CPI diterbitkan, telah mempertimbangkan data-data bulan Mei yang mencatat tren disinflasi global sebagai dampak dari kenaikan upah yang rendah yang belum pernah terjadi di sepanjang sejarah Australia. Reli dolar Australia, yang naik secara beruntun selama tujuh minggu sampai dengan tanggal 15 Juli lalu juga menambah kasus untuk penurunan suku bunga, demikian peringatan yang disampaikan Gubernur Glenn Stevens pertemuan terakhirnya dikarenakan nilai tukar yang menguat bisa menyulitkan transisi ketergantungan perekonomian dari sektor pertambangan.

Ekonom di National Australia Bank Ltd termasuk Tapas Strickland, memperkirakan inflasi akan naik menjadi 0,5 persen dari 0,4 persen sebelumnya, dibandingkan dengan ekspektasi RBA, 0,4 persen.
Mata uang Australia anjlok 1,2 persen pada Selasa setelah spekulasi rencana pemotongan suku bunga merebak di pasar.
Inflasi di bawah ekspektasi menjadi hambatan yang signifikan terhadap dolar Australia.

Selasti/ VMN/VBN/ Senior Analyst-Vibiz Research Center
Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here