Laju Pound Sesi Asia 21 Juli Dibayangi Data Yang Jelek

224

Setelah berhasil rebound kuat pada perdagangan hari Rabu (21/7) oleh sentimen positif yang didapat dari rilis data ekonomi kemarin. Data tersebut merupakan data klaim pengangguran dan tingkat pengangguran negeri tersebut yang menunjukkan kinerja yang mantap pada pasar tenaga kerja Inggris yang menunjukkan peningkatan.

Lihat: Tingkat Pengangguran Inggris Turun Terendah Hampir 11 Tahun

Setelah laporan ONS yang menunjukkan penurunan pengangguran ke posisi terendah sejak bulan Oktober 2015, pasar lebih tenang untuk koleksi kembali poundsterling dibandingkan dengan posisi beberapa minggu terakhir. Namun diwaspadai perdagangan sore nanti menimbang rilis data retail sales dan PSAB yang menunjukkan data yang mixed.

Ditengah perdagangan forex sesi Asia hari Kamis  (21/7)  pergerakan kurs pound   masih lanjut menguat setelah  dibuka lebih rendah  pada   1.3206 di   awal   perdagangan   (00.00 GMT),  kurs  pound naik  18 pips   atau 0,8%  dan nilai bergulir  berada pada 1.3224.

Untuk perdagangan selanjutnya hingga penutupan perdagangan sesi Amerika berakhir besok pagi, analyst Vibiz Research Center memperkirakan pair GBPUSD dapat turun ke kisaran 1.3087-1.3265. Namun jika tidak mencapai kisaran tersebut, pair akan turun  kembali ke kisaran 1.2876.

Joel/VBN/VMN/Analyst Vibiz Research Center
Editor : Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here